Laporkan Masalah

Analisis kinerja pemerintah daerah di Indonesia sebelum dan sesudah penerapan desentralisasi fiskal

SUTIONO, Prof.Dr. Abdul Halim, MBA

2007 | Tesis | S2 Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis kinerja pemerintah daerah di Indonesia dan menguji kinerja pendidikan dan kesehatan sebelum dan setelah penerapan desentralisasi fiskal. Penelitian ini mangajukan hipotesis bahwa terdapat peningkatan kinerja pelayanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan setelah penerapan desentralisasi fiskal. Penelitian ini menggunakan populasi pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia yang ada pada tahun 1999. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Data sekunder berupa data realisasi APBD dan indikator kinerja pendidikan (angka partisipasi sekolah) serta indikator kesehatan (angka kematian bayi) diperoleh dari Departemen Keuangan dan Badan Pusat Statistik untuk periode 1999 sampai dengan 2005. Metode statistik yang digunakan adalah uji-t. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kinerja pemerintah daerah berupa peningkatan angka partisipasi sekolah dan penurunan angka kematian bayi setelah penerapan desentralisasi fiskal.

This research aims to give local government performance analysis in Indonesia and to test whether education and health performance are well-being before and after fiscal decentralization implementations. This research hypothesized that is found public service performance enhanced at healthcare and educational are well-being after fiscal decentralization implementations. Research population are municipality and city in Indonesia listed in APBD realization 1999. The sampling method is purposive sampling. Secondary data such as APBD realization, education indicator (school enrollment rate) and health indicator (infant mortality rate) were collected from Ministry of Finance and Statistic Center Board for the years 1999-2005. Method of statistics used is t-test. The statistic testing result shows that found local government performance enhanced shaped school enrollment rates enhanced and infant mortality rate depreciation after fiscal decentralization implementations.

Kata Kunci : Kinerja, Belanja Publik, Desentralisasi Fiskal, Performance, Public Expenditure, Fiscal Decentralization


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.