Laporkan Masalah

Penggunaan Spon Kolagen pada penanganan Ruptur Tendo Achilles kelinci lokal (Lepus javanicus)

PRASETYO, Triyogo Djoko, Prof.Dr. H. Armis, SpB,SpOT.,FICS.

2007 | Tesis | PPDS I Ilmu Bedah

Latar Belakang: Penanganan ruptur tendo dengan menggunakan graft atau tendo transfer pada ruptur tendo sering menimbulkan morbiditas pada donor. Penggunaan biomaterial dalam membantu penyembuhan ruptur tendo yang mudah dan murah masih menjadi pertanyaan bagi dunia kedokteran. Tujuan:Menganalisis kemampuan spon kolagen dalam meningkatkan proses penyembuhan ruptur tendo Achilles Bahan dan Cara: Dilakukan penelitian eksperimental terhadap hewan coba kelinci lokal (lepus javanicus) sebanyak 12 ekor yang dibagi menjadi 2 kelompok (masingmasing 6 ekor). Pada setiap kelompok dilakukan pembiusan dengan menggunakan Ketamin 10 mg/kgBB intra muskular sebagai dosis awal, dengan rumatan 5 mg/kgBB. Dilakukan pemotongan tendo Achilles kaki kanan, kemudian dijahit dengan benang nonabsorbable monofilament 4/0 dengan tehnik Kessler. Pada kelinci kelompok perlakuan setelah dilakukan penjahitan, tendo dibungkus dengan spon kolagen (Suprasorb C®)) dengan ukuran dua kali tiga sentimeter dilanjutkan dengan penutupan kulit, sedangkan pada kelinci kelompok kontrol setelah penjahitan tendo langsung dilakukan penutupan kulit. Setelah 21 hari keseluruhan kelinci di korbankan untuk kemudian diambil tendo Achilles. Analisis tingkat penyembuhan tendo dinilai secara histologis dengan menggunakan sistem menurut Tang et al dan menurut modifikasi skala Bonar. Hasil: Pada kedua kelompok tidak didapatkan hasil penyembuhan yang excellent. Pada kelompok perlakuan 100% mengalami penyembuhan pada tingkat good, sedangkan pada kelompok kontrol 66.66% mengalami penyembuhan pada tingkat good, 16,67% pada tingkat fair dan 16,67% pada tingkat poor. Analisis dengan menggunakan Mann Whitney test terhadap skoring penyembuhan menurut modifikasi skala Bonar didapatkan bahwa penggunaan spon kolagen terjadi perubahan yang bermakna pada morfologi tenosit (p<0,10) dan kepadatan serabut kolagen (p<0,10), sedangkan didapatkan hasil yang tidak bermakna pada jumlah pembuluh darah baru (p>0,10). Kesimpulan: Spon kolagen dapat mengurangi perlengketan tendo dengan jaringan sekitarnya dan meningkatkan proses penyembuhan ruptur tendo melalui pembentukan kolagen dan tenosit yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol

Background. The treatment of tendon rupture using grafts or tendon transfer often causes morbidity in the donors. The inexpensive and easy use of biomaterials in supporting tendon healing is still being questioned in the world of medicine. Aim. To analyze the ability of collagen sponge in increasing the healing process of ruptured Achilles tendon. Materials and Methods. An experimental study was conducted on 12 local rabbits (Lepus javanicus) divided into 2 groups (6 rabbits each). In both groups, anesthesia was performed using Ketamine 10 mg/kgBW (IM, loading dose), maintained by 5 mg/kgBW. Each subject’s Achilles tendon was transected, and then sutured after Kessler with a non-absorbable 4/0 monofilament. In treatment group, the sutured site was jacketed with a collagen sponge (Suprasorb®C) of a 2x3 cm2 size, followed by skin closure, while in control group skin closure directly followed tendon suture. After 21 days all subjects were killed for examining their Achilles tendons. Histological analysis of tendon healing state and other variables was performed using Tang et al. system and modified Bonar scale. Results. In both groups no excellent healing was obtained. In treatment group, 100% had good healing, whereas in control group 66,66% had good healing, 16.67% fair healing and 16.67% poor healing. Analysis by Mann-Whitney test in healing score after modified Bonar scale showed a statistically significant change in tenocyte morphology (p<0.1) and collagen fiber density (p<0.1), in collagen treatment group, while new vessel amount was not statistically significant (p>0.1). Conclusion. Collagen sponge was found to be able to reduce the adhesion of tendon with adjacent structures and to increase the ruptured tendon healing process by better collagen and tenocyte formation.

Kata Kunci : ruptur tendo Achilles, spon kolagen, Achiles tendon rupture, collagen sponge


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.