Laporkan Masalah

Pengaruh status gizi dan dukungan nutrisi terhadap komplikasi Postoperatif pada pasien bedah elektif di RS Dr. Sardjito Yogyakarta

DZIBAN, Rusdi, dr. Hendro Wartatmo, SpB-KBD

2007 | Tesis | PPDS I Ilmu Bedah

Latar Belakang : Malnutrisi merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi rumah sakit dalam upaya penyembuhan pasien. Angka malnutrisi cukup tinggi dan merata hampir di semua rumah sakit. Penilaian status gizi pada pasein bedah dan dukungan nutrisi perioperatif diharapkan dapat mengurangi komplikasi postoperasi. Tujuan : mengetahui pengaruh status gizi dan dukungan nutrisi terhadap komplikasi postoperasi pada pasien bedah yang menjalani operasi elektif. Metode Penelitian : Observasional dengan desain Cohort Prospektif. Subyek adalah pasien bedah dewasa yang menjalani operasi di RS Dr. Sardjito yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penilaian status gizi menggunakan Subjective Global Assessment (SGA). Pasien dibagi dalam 2 kelompok yaitu malnutrisi dan tidak malnutrisi berdasarkan SGA. Pasien yang malnutrisi dibagi menjadi 2 kelompok yaitu yang mendapat dukungan nutrisi (Proten) dan yang tidak mendapat dukungan nutrisi. Evaluasi komplikasi postoperasi setelah satu minggu tindakan dengan menggunakan hasil interpretasi skoring penyembuhan luka, hasil kultur pus yang positif, dan berdasarkan hasil kultur darah yang positif. Analisis univariat menggunakan chi-square test. Hasil : Penderita malnutrisi yang mengalami komplikasi postoperasi sebesar 23,6% dan status gizi baik yang mengalami komplikasi postoperasi sebesar 2,8%. Penderita malnutrisi yang tidak mendapat dukungan nutrisi mengalami komplikasi postoperasi sebesar 34,7% dan yang mendapat dukungan nutrisi mengalami komplikasi postoperasi sebesar 16,3%. Terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara penderita yang mendapat dukungan nutrisi dan yang tidak mendapat dukungan terhadap komplikasi postoperasi pada penderita yang menjalani operasi terkontaminasi p = 0,022 (p < 0,05) dan operasi besar p = 0,016 (p < 0,05). Simpulan : Penilaian status gizi dan dukungan nutrisi pada pasien baedah dapat menurunkan kejadian komplikasi postoperatif.

Background : Malnutrition is a large problem among hospitalized patients. The rate of malnutrition is greater almost all hospital. Nutritional assessment in surgical patients and perioperative nutritional support can help reduce postoperative complications. Objective : To understand impact the nutritional status and perioperative nutritional support for postoperative complications in elective surgical patients. Methods : Observational study and a prospective cohort design was conducted. Subject of study were adults who perform operation in Sardjito General Hospital. Assess nutritional status used to Subjective Global Assessment (SGA). Subjects were divided into two groups : malnourished and well-nourished patients. Malnourished patients divided into two groups : with and without nutritional support. Evaluation postoperative complications was done one week after operation. Univariat analisis used to chi-square test. Results : Malnourished patients to suffer postoperative complications were 23,6% and well-nourished patients to suffer postoperative complications were 2,8%. Malnourished patients without nutritional support to suffer postoperative complications were 34,7% and malnourished patients with nutritional support to suffer postoperative complications were 16,3%. Nutritional support in contaminated and major operations were statistically significant (p < 0,05). Conclusion : Nutritional assessment in surgical patients and perioperative nutritional support can reduce postoperative complications.

Kata Kunci : Malnutrisi,Psien Bedah,Komplikasi Postoperasi,nutritional status- nutritional support- postoperative complications


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.