Laporkan Masalah

Pengaruh Kurkuminoid ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) dibandingkan dengan Natrium Diklofenak pada penderita Osteoartritis Lutut :: Kajian kemampuan menekan sekresi Tumor Necrosis Factor-Alfa oleh Monosit cairan sendi

HUDIYANTI, Vivin, dr. Nyoman Kertia, SpPD-KR

2007 | Tesis | PPDS I Ilmu Penyakit Dalam

Latar belakang. Tumor necrosis factor-α adalah sitokin proinflamasi yang disekresikan oleh sel monosit yang mempunyai efek kurang baik pada sendi. Kurkuminoid sebagai ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) dapat menekan sekresi TNF-α oleh sel monosit. Natrium diklofenak sebagai obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) juga mempunyai efek menekan sekresi TNF-α oleh sel monosit. Tujuan penelitian. Untuk mengetahui pengaruh kurkuminoid ekstrak rimpang kunyit dibandingkan natrium diklofenak terhadap kemampuan menekan sel monosit mensekresikan TNF-α di cairan sendi lutut yang terserang osteoartritis Metode dan cara penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji klinis secara acak terbuka dan membuta dalam evaluasi (Prospective Randomized Open end Blinded Evaluation-PROBE). Subyek penelitian adalah pasien osteoartritis lutut yang diperiksa di Poliklinik Rematologi RSUP Dr. Sardjito, Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Wirosaban Yogyakarta dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Subyek diberikan kurkuminoid 3 x 30 mg perhari atau natrium diklofenak 3 x 25 mg selama 4 minggu. Kadar TNF-α yang disekresi oleh monosit cairan sendi sebelum dan sesudah terapi diukur dengan ELISA Hasil. Terdapat 80 subyek penelitian, 39 orang mendapat terapi kurkuminoid dan 41 orang mendapat terapi natrium diklofenak. Lima orang dari kelompok kurkuminoid tidak dapat meneruskan penelitian dan 2 orang dari kelompok natrium diklofenak. Setelah terapi 4 minggu terdapat perbedaan bermakna kadar TNF-α sebelum dan sesudah terapi kelompok kurkuminoid maupun kelompok natrium diklofenak dengan p<0,001. Penurunan kadar TNF-α setelah terapi 4 minggu antara kedua kelompok tidak ada perbedaan bermakna dengan p=0,237. Tidak didapatkan perbedaan antara kedua kelompok terhadap penurunan sebanyak 50% kadar TNF-α setelah 4 minggu terapi p=0,518 Simpulan. Tidak ada perbedaan bermakna penurunan kadar TNF-α antara terapi kurkuminoid dengan natrium diklofenak

Background. Tumor Necrosis Factor-α (TNF-α) a proinflamatory cytokine produced by monocyt is increase in osteoarthritis synovial fluid. Curcuminoid extract from Curcuma domestica Val has a suppression effect on secretion of TNF-α by monocyt Objective. The purpose of the study is to know the suppression effect of curcuminoid extract from Curcuma domestica Val on synovial fluid monocyt TNF-α secretion compare to sodium diclofenac in knee osteoarthritis Methods. A prospective randomized open clinical trial end blinded evaluation (PROBE). Subjects were patient with knee osteoarthritis in Rheumatology clinic Dr. Sardjito Hospital, Wirosaban Hospital Yogyakarta. Curcuminoid 30 mg three times daily or sodium diclofenac 25 mg three times daily were administrered fo 4 weeks. The level of TNF-α secreted by monocyt synovial fluid were measured by ELISA before and after treatment. Results. There were 80 subjects, 39 subject on curcuminoid treatment groups and 41 subjects on sodium diclofenac group. Five subjects were dropped out in curcuminoid group, while 2 subjects in sodium diclofenac group. There was a significan decreased of TNF-α level in 4 weeks treatment with curcuminoid (p<0,001) as well as of TNF-α in treatment with sodium diclofenac (p<0,001). No significan different was found of TNF-α level between 2 groups in 4 weeks therapy (p=0,237). No different was found in decreasing 50% TNF-α about 2 groups in 4 weeks therapy different p=518 Conclusion. No was found in decreasing of TNF-α level between curcuminoid and sodium diclofenac treatment groups.

Kata Kunci : Osteoartritis,TNF,Kurkuminoid dan Natrium Diklofenak,osteoarthritis-monocyt-TNF-α-curcuminoid-sodium diclofenac


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.