Sebaran dan kriteria pemilihan lokasi SPBU di Kota Pekanbaru
WANDI, Neavis, Ir. Leksono Probo Subanu, MURP.,Ph.D
2007 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahPertambahan penduduk yang terus meningkat akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan terhadap ruang, moda transportasi dan ketersediaan bahan bakar minyaknya (BBM). Terjaminnya bahan bakar moda transportasi terkait dengan tersedianya fasilitas Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). Hal ini akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan ruang serta sebarannya disatu sisi dan tetapnya pertambahan ruang kota disisi lain. Ketidakseimbangan ini menyebabkan konsep tentang distribusi SPBU juga berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menjelaskan sebaran lokasi SPBU di Kota Pekanbaru dikaitkan dengan kriteria pemilihan lokasi SPBU oleh pengusaha dan omset penjualan BBM. Perumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah : (1) Seperti apakah sebaran lokasi SPBU di Pekanbaru; (2) Kriteria pemilihan lokasi SPBU oleh pengusaha; (3) Omset penjualan BBM. Subyek penelitian berjumlah 31 (tiga puluh satu) orang pengusaha SPBU di Kota Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner, wawancara dan observasi lapangan. Data-data yang telah diukumpulkan disortir dan dianalisa dengan perangkat lunak statistik. Metode statistik yang digunakan adalah analisa regresi ganda, analisa Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi SPBU tersebar mulai dari daerah komersil, pemukiman penduduk, dan semak belukar. Faktor utama pemilihan lokasi SPBU adalah kepadatan Lalu Lintas Harian (LHR) dimana seluruh SPBU (α < 0,05) signifikan, dan jenis jalan . Omset penjualan solar dipengaruhi oleh kelas jalan (r = 0,506) dan tinggi rendahnya LHR mempengaruhi omset penjualan premium (r = 0,552).
The population increased caused of spacial needed, transportation moda, and fuel stock. Insured of fuels for transportation moda conjuction with fuel filling station (SPBU). On this caused needed spacial increase and dissemination SPBU in one side, and constantly the spasial space in the other side. Disparitas between that make dynamical SPBU concept. The purpose of this research were identified and explained the dissemination of fuel filling station location in Pekanbaruas well as to conjunction the selection criteria of fuel station location by enterpreneur and the fuel sold moved. The purposed topics were : (1) How was the dessimenation of fuel filling station in Pekanbaru, (2) The selected criteria of fuel filling station location by the enterpeneur, and (3) The fuel sold turnover. The subject of the research consists of 31 (thirty one) entrepreneurs in Pekanbaru. The data collection was performed by filling questionnaires, interview, and field observation. The collected data were selected and analyzed by statistical sofware. The statistical methods used here were fold regretion analysis and Pearson Correlation analysis. The result of the research indicates that the fuel filling station location was disseminated from commercial areas, inhabitats residence, and bushes. The main factors of the fuel filling station location selection were the density of Daily Traffic (DT) in which all filling station (α < 0.05) were significant and also the road type. The diesel fuel sold turnover is affected by the road class (r= 0.056) while the level of DT affects premium sold turnover (r = 0.552)
Kata Kunci : Analisa Spasial,Sebaran Lokasi SPBU, dissemination, location criteria, fuel filling station