Laporkan Masalah

Strategi pengembangan komoditi kacang tanah di Kabupaten Banggai Kepulauan

LUMBON, Fatimah, Dr.Ir. Slamet Hartono, SU.,M.Sc

2007 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Dalam penelitian ini lebih difokuskan pada Strategi Pengembangan Komoditi Kacang Tanah dengan tujuan menganalisis faktor-faktor lingkungan internal yaitu kekuatan dan kelemahan, dan lingkungan eksternal yang terdiri dua faktor yaitu peluang dan ancaman untuk mendapatkan strategi alternatif dalam pengembangan komoditi kacang tanah di Kabupaten Banggai Kepulauan. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif analisis. Jumlah responden adalah 30 orang. Cara menjawab kuesioner dirancang menggunakan Skala likert lima tingkat. Analisis yang digunakan adalah analisis lingkungan stratejik dengan analisis SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan dengan mengelolah data primer dan sekunder yang diperoleh dari lapangan guna merumuskan formulasi strategi yang tepat dalam pengembangan komoditas kacang tanah dimasa mendatang. Hasil analisis menunjukan bahwa strategi pengembangan komoditi kacang tanah oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Banggai Kepulauan terletak pada kuadran I yaitu mendukung kebijakan pertumbuhan Agresif. Untuk mendukung strategi tersebut perlu dilakukan beberapa hal diantaranya Pemberdayaan petani dalam pemanfaatan sumber daya alam, pengembangan kawasan sentra agribisnis kacang tanah, memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi yang dapat memperluas pasar, menjalin dan mengembangkan kemitraan

The study focused on peanut commodity development strategy which purposed to analyze internal factors i.e. strengths and weakness as well as external factors i.e. opportunity and threat on achieving alternative strategy in attempt to develop peanut commodity of Kabupaten Banggai Kepulauan. Descriptive analysis is used as study method, comprising a total of 30 respondents. Five-level Likert-scale questionnaire is used. SWOT analysis is made to recognize strengths, weakness, opportunity, and threat faced by Dinas Pertanian dan Kehutanan (Agriculture and Forestry Department) thru field primary and secondary data processing in order to formulate a proper strategy for peanut commodity development in the future. The results show that peanut commodity development strategy of Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Banggai Kepulauan is considered in Quadrant I i.e. supporting aggressive growth policy. In order to make the policy succeed, it require several concern such as farmer empowerment upon natural resource utilization, peanut agribusiness centre development, optimization of information technology utilization for expanding market, establish and developing partnership.

Kata Kunci : Komoditi Kacang Tanah,Strategi Pengembangan, Strategy, development, peanut


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.