Laporkan Masalah

Analisis Risk and Return pembiayaan Syariah dan kredit konvensional Bank Rakyat Indonesia

BUDI, Lalu Surya, Dr.Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS.,

2007 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Tesis ini bertujuan untuk menguji secara empiris perbandingan kinerja antara dua jenis bisnis yang dijalankan PT BRI (Persero) Tbk yakni Pembiayaan Syariah dan Kredit Konvensional berdasarkan risk and return. Penilaian kinerja berdasarkan Risk and Return tersebut dengan tujuan untuk mengukur tingkat kemampuan masing-masing jenis bisnis (Pembiayaan Syariah dan Kredit Konvensional) dalam menyerap risiko kerugian akibat kegagalan pembiayaan/kredit. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan memakai data time series, yang kemudian diolah dengan menggunakan analisis rerata rasio Produktivitas, Rasio PPAP, Return On Risk Adjusted Capital (RORAC) dan analisis trend dengan linear exponential smoothing. 1. Berdasarkan Rasio Produktivitas, Pembiayaan Syariah menghasilkan produktivitas yang lebih tingi disbanding dengan produktivitas Kredit Konvensional. 2. Berdasarkan Rasio PPAP (Risiko), Risiko Pembiayaan Syariah lebih rendah dibandingkan dengan Risiko Kredit Konvensional 3. Berdasarkan Rasio Risk And Return, Pembiayaan Syariah memberikan rasio yang lebih tinggi (lebih baik) dibandingkan dengan rasio yang diberikan oleh Kredit Konvensional, yang berarti bahwa Pembiayaan Syariah memiliki kemampuan menyerap risiko kegagalan lebih baik dibandingkan dengan Kredit Konvensional. 4. Berdasarkan Rasio Risk and Return, baik Pembiayaan Syariah maupun Kredit Konvensional mampu menyerap risiko kegagalan dari pendapatan margin/bagi hasil/bunga yang diperolehnya, mengingat rasio risk and return yang dihasilkan semua di atas 100%.

The study is conducted to empirically evaluate performance between two kinds of business run by BRI namely Sharia Financing and Conventional Credit (Loan) based on Risk and Return analysis. The performance evaluation based on Risk and Return analysis is designed to measure capacity of each business (BRI Sharia Financing and BRI Conventional Loan) for absorbing loss risk due to financing/loan default. Time series data are used in the study, and then analyzed by Trend Analysis with Linear Exponential Smoothing and Average Ratios of Productivity, Provision for Loan Losses, Return on Risk Adjusted Capital. The results of this study are as follows: 1. Based on Productivity Ratio, BRI Sharia Financing is more productive than BRI Conventional Loan is. 2. Based on Provision for Loan Losses Ratio (risk), the risk of BRI Sharia Financing is lower than the risk of BRI Conventional Loan. 3. Based on Risk and Return Ratio, the capacity BRI Sharia Financing has to absorb loss risk is better than the capacity BRI Conventional Loan has. 4. Based on Risk and Return Ratio, both BRI Sharia Financing and BRI Conventional Loan are capable in absorbing loss risk due to financing/loan default.

Kata Kunci : Bank Syariah,Kinerja Kredit,Risk and Return


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.