Analisis kelayakan usaha industri kerajinan rumah tangga
WIDYA, Willy Aswantoso, Dr.Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS
2007 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisUsaha kecil menengah (UKM) merupakan salah satu bentuk manifestasi pengembangan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada usaha perekonomian berskala kecil hingga menengah yang telah dilakukan oleh masyarakat. Adanya potensi, peluang dan permintaa n yang besar terhadap produk-produk kerajinan ini serta investor yang ingin menanamkan modalnya di bidang ini, maka diperlukan suatu analisis kelayakan usaha pada industri kerajinan rumah tangga “Studiosapi†di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Tujuan dari pene litian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha industri kerajinan rumah tangga “Studiosapi†di Kabupaten Sleman dari aspek finansial, serta mengetahui pengaruh perubahan penerimaan dan biaya variabel terhadap kelayakan usaha industri kerajinan rumah tangga “Studiosapi†di Kabupaten Sleman. Pada penelitian ini, analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis kuantitatif. Dalam analisis kuantitatif ada tiga analisis yang dilakukan yaitu analisis pendapatan; analisis finansia l yang menggunakan kriteria-kriteria payback period (PP), net present value (NPV), tingkat internal rate of return (IRR), dan benefit cost ratio (B/C ratio); serta analisis sensitivitas. Berdasarkan hasil analisis finansial yang meliputi perhitungan PP, N PV, IRR serta B/C ratio maka usaha “Studiosapi†dinyatakan layak untuk dilanjutkan. Usaha industri kerajinan rumah tangga “Studiosapi†bersifat lebih sensitif terhadap perubahan penurunan penerimaan, perubahan penurunan penerimaan dan peningkatan biaya variabel dibandingkan dengan perubahan peningkatan biaya variabel.
Micro and middle scale business is one of the society development manifestation form that based upon small to middle scale economic business that is attempted by society. The existence of big potencies , chance and demand towards these handicraf t product and the investor who wants to invest his capital in this field, business feasibility analysis is needed on the “Studiosapi†home industry in Sleman Yogyakarta. The objective of these research is to measure the business feasibility of the “Studiosapi†home industry in Sleman and to determine the influence of the changes about revenue and variabel cost value toward the business feasibility of the “Studiosapi†home industry in Sleman. In these research, the analysis used descriptive analysis method and quantitative analysis method. In the quantitative analysis method there are three analysis that had been done: income analysis; financial analysis by using: payback period (PP), net present value (NPV), internal rate of return (IRR), and benefit cost ratio (B/C ratio); and sensitivity analysis. Based upon the financial analysis results that consis ts of PP, NPV, IRR and B/C ratio calculation, the “Studiosapi†business had been indicated feasible to be continued. However, “Studiosapi†home industry is more sensitive towards the change of the revenue reduction and the increase in variable cost than the increase of the variable cost, individually.
Kata Kunci : Ekonomi Pertanian,Kelayakan Usaha UKM,Industri Kerajinan,business feasibility, financial analysis, sensitivity analysis