Laporkan Masalah

Analisis pengelolaan kas daerah Pemerintah Kabupaten Sleman untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah

SETYOWATI, Irwan Taufik Ritonga, SE.,M.Bus

2007 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kas di Pemerintah Kabupaten Sleman secara efektif dan efisien dan untuk mengetahui potensi-potensi yang belum termanfaatkan dalam pengelolaan kas daerah serta untuk menentukan besarnya potensi peningkatan pendapatan daerah melalui manajemen kas. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa wawancara, data sekunder berupa data realisasi APBD Kabupaten Sleman Tahun 2002 – 2006 dan laporan bulanan realisasi APBD Kabupaten Sleman tahun 2006 serta tingkat suku bunga bank dan neraca akhir pemerintah Kabupaten Sleman tahun 2005 dan 2006. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan metode kualitatif. Metode kuantitatif yaitu menggunakan data arus kas masuk dan arus kas keluar dari laporan bulanan realisasi APBD sebagai dasar penyusunan anggaran kas. Idle cash dapat dicari dengan mengurangkan saldo kas akhir dengan saldo kas minimal sebagai cadangan. Metode kualitatif yaitu dengan mengidentifikasi komponen potensi penerimaan PAD, khususnya lain-lain PAD yang sah untuk dianalisis prospek kebijakan yang berlaku pada Pemerintah Kabupaten Sleman. Hasil analisis data dapat diketahui perbandingan perolehan bunga deposito antara 3 bank swasta dan pemerintah, paling tinggi adalah pada Bank Tabungan Negara sebesar Rp 22.678.432.850,-. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kas mempunyai potensi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah

This research aims is to analyze the effective and efficient cash management at Sleman Regency Government; to know the potentiality of cash management that not been used for local cash management and to determine the number of of Local increasing through cash investment. Data used in this research was primary data that obtained from interview and secondary data such Sleman Annual Report of APBD 2002 – 2006, monthly report Sleman's budget year 2006, market interest of 2006 and Sleman's Balance Sheet Report of 2005 & 2006. The analysis used in this research is quantitative and qualitative methods. The quantitative method used cash inflow and cash outflow of APBD montly report as a basic in making cash budget. Idle cash can be determined by eliminating the final cash balance with the minimum cash budget to reserve. The qualitative method used in by identification potential received of local original income, specific others original income is legitimate for analysing the prospect of policy at Sleman Regency Government. The result of data analysis known the comparison of revenue deposit interest among three banks (government and private banks); the highest value of deposit interest reached by Bank Tabungan Negara with amount of Rp 22.678.432.850,-. This result of this research indicated that cash management had potentiality to increase the local original income.

Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah,Kas Daerah, cash management, idle cash, deposit interest


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.