Analisis rasio keuangan sebagai alat prediktor delisting di Bursa Efek Jakarta
AFRILYA, Veni, Mamduh M. Hanafi, Dr.,MBA
2007 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk megidentifikasi perbedaan rasio keuangan pada perusahaan yang mengalami delisting dan perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta dan mengidentifikasi pengaruh rasio keuangan terhadap perusahaan listing dan delisting di Bursa Efek Jakarta. Pengujian perbedaan rasio keuangan pada perusahaan yang mengalami delisting dan perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta menggunakan analisis independent sample t-test. Sementara untuk mengidentifikasi pengaruh rasio keuangan terhadap perusahaan yang tidak melakukan delisting dengan yang melakukan delisting digunakan regresi logit. Sampling yang digunakan adalah perusahaan yang terkena delisting selama tahun 2004 sebanyak 10 perusahaan, dengan metode penarikan purposive sampling. Hasil dari independent sample t-test adalah rasio keuangan yang berbeda secara signifikan pada perusahaan listing dengan perusahaan delisting yaitu Current Ratio, Equity Per Share, Closing Price, dan Return On Asset. Regeresi logit memberikan hasil bahwa rasio yang berpengaruh terhadap listing atau delisting perusahaan adalah Price Earning Ratio dan Debt Equity Ratio. Bagi investor rasio keuangan di Bursa Efek Jakarta dapat dijadikan parameter yang baik untuk memprediksi delisting perusahaan terutama menggunakan Price earning ratio dan Debt Equity Ratio. Sedangkan rasio keuangan yang berbeda pada perusahaan yang listing dan delisting bermanfaat bagi investor sebagai bahan pertimbangan dalam memilih investasi terutama menggunakan indikator Equity Per Share, Current Ratio, Return On Asset dan Closing Price.
This paper planned to identify the differences among financial ratios in the company that delisted and the company that listed in Jakarta Stock Exchange, and also to identify the affect of financial ratios to the company that delisted and listed in Jakarta Stock Exchange. The examination about identify the differences among financial ratios in the company that delisted and the company that listed in Jakarta Stock Exchange was using independent sample t-test analysis. Meanwhile the examination to identify the affect of financial ratios to the company that delisted and listed in Jakarta Stock Exchange was using logit regression. Quota sampling was 10 companies that delisted in 2004. Using independent sample t-test, this research found that financial ratios which were difference significantly in listed company and delisted company were Current Ratio, Equity Per Share, Closing Price, Return On Asset. Regression logit found that the ratio which were affecting to listed or delisted company were Price Earning Ratio and Debt Equity Ratio. Investor can use Price Earning Ratio and Debt Equity Ratio as the parameter to predict delisted company. Equity Per Share, Current Ratio, Return On Asset, and Closing Price can be used by investor to choose the investment that safe from delisted.
Kata Kunci : Pasar Modal,Delisting,Rasio Keuangan,financial ratio, delisting, delisted, Jakarta Stock Exhange