Business strategy applied by TVKU Semarang to deal with competition for local market Central Java
KUSHARSANTO, Adhika Prasetya, Basu Swastha Dharmmesta, Prof.Dr.,MBA
2007 | Tesis | Magister ManajemenTesis ini ditulis untuk merespon fenomena televisi lokal yang merebak di Indonesia dan untuk mengevaluasi strategi bisnis yang ada serta mengajukan strategi bisnis baru untuk salah satu dari televisi lokal di Indonesia yang beroperasi di Jawa Tengah: TVKU Semarang. Televisi lokal begitu merebak sejak tahun 2003. Menyadari bahwa membangun sebuah televisi lokal berarti harus bersaing langsung dengan televisi nasional yang memiliki posisi kuat di benak masyarakat serta juga bersaing dengan televise local yang lain, TVKU Semarang membutuhkan beberapa strategi bisnis untuk diterapkan . Strategi bisnis yang ada akan membantu TVKU Semarang untuk bisa menghadapi persaingan dan akan membantu untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya sumber daya internal serta untuk beradaptasi dengan lingkungan bisnis eksternal. Untuk mengevaluasi strategi bisnis TVKU, metode yang digunakan adalah metode yang dibuat oleh Richard Rumelt (1980). Metode ini terdiri dari empat criteria: Consistency, Consonance, Feasibility dan Advantage. Dan untuk mengembangkan strategi-strategi baru, beberapa matrix digunakan: IFE Matrix, EFE Matrix, IE Matrix, dan TOWS Matrix. Sebagai isi matrix, lingkungan bisnis internal dan eksternal TVKU Semarang sangat dipertimbangkan. Berdasarkan analisis yang menggunakan matrik-matrik tersebut, disimpulkan bahwa TVKU Semarang memiliki sumber daya internal yang kuat dan TVKU Semarang juga memiliki respon yang bagus terhadap lingkungan eksternal. Skor total IFE Matrix adalah 2,86 (Menengah) dan skor total untuk EFE Matrix adalah 3,225 (Tinggi). Setelah kedua hasil matrik dikonversikan kedalam IE Matrix, posisi TVKU Semarang ada di sel kedua. Jika sebuah perusahaan berada di posisi sel kemdua bisa digambarkan sebagai Grow dan Build. Strategi Intensif (Penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk) atau strategi integrative ( Integrasi kebelakang, Integrasi kedepan, dan Integrasi horizontal) bisa menjadi yang paling sesuai untuk TVKU Semarang. Dengan menggunakan TOWS Matrix, TVU Semarang memiliki peluang untuk to merubah strategi bisnis sebelumnya (Strategi Fokus Berdasarkan Biaya Rendah) menjadi Strategi Diferensiasi dan Diversifikasi-Berhubungan. Strategi-strategi tersebut sangatlah efektif untuk membawa TVKU Semarang menjadi stasiun televisi lokal terbaik di Jawa Tengah.
This thesis is written to respond the phenomenon of local television in Indonesia, and to evaluate and propose business strategy applied by one of the local television which operates in Central Java: TVKU Semarang. Local television were booming in year 2003. Realizing that establishing a local television means fighting against other local televisions, TVKU Semarang needs one or several business strategy to be applied. The business strategy may help them to deal with the competition, to capitalize on its internal resources and to adapt with its external environment. To evaluate TVKU’s business strategy, the method proposed by Richard Rumelt (1980) is bei used. This method consists of four criteria: Consistency, Consonance, Feasibility and Advantage. And to develop alternative business strategy, several matrixes are being used: IFE Matrix, EFE Matrix, IE Matrix and TOWS Matrix. To fill the matrixes, TVKU’s internal and external environment are being considered. Based on the analysis which using those matrixes, TVKU has a strong internal position and high respond toward its external environment. The total score of IFE Matrix was 2.86 (considered average) and the total score of EFE Matrix is 3,225 (considered high). After the both result are converted into the Internal-External (IE) Matrix, the position of TVKU is in cell II. The prescription for a company that fall into cell II can be described as Grow and Build. Intensive (Market penetration, market development and product development) or integrative (Backward integration, forward integration, and horizontal integration) strategies can be the most appropriate strategies for TVKU Semarang. By using TOWS Matrix, TVKU has an opportunity to switch its previous business strategy (Focused Strategy Based on Low-Cost) into Differentiation Strategy and Related-Diversification Strategy and Related-Diversification Strategy. Those Strategies are effective to bring TVKU Semarang to be the best local elevision in Central Java.
Kata Kunci : Strategi Bisnis,Televisi Lokal