Laporkan Masalah

Prediksi Delisting perusahaan di BEJ menggunakan analisis regresi logit

PASARIBU, Maria, Eduardus Tandelilin, Prof.Dr.,MBA

2007 | Tesis | Magister Manajemen

Tujuan studi ini adalah untuk menguji apakah terdapat perbedaan karakteristik keuangan pada perusahaan delisted dan non-delisted selama 1 tahun dan 2 tahun sebelum delisted year. Oleh karena asumsi normalitas tidak terpenuhi dan transformasi data tidak memungkinkan untuk dilakukan maka regresi logit dipilih sebagai alat uji statistik dengan menggunakan prosedur forward stepwise (conditional). Data yang digunakan adalah rasio-rasio keuangan dari laporan keuangan perusahaan sampel yang diperoleh dari buku Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Ada delapan rasio keuangan yang dimasukkan dalam analisis berdasarkan kepopuleran dalam literatur dan relevensinya terhadap penelitian ini. Sampel 51 perusahan non-keuangan terdiri dari 34 perusahaan yang terdaftar di dan 17 perusahaan yang telah tercatathapuskan dari Bursa Efek Jakarta selama tahun 1993–2004 yang dipilih lewat metode purposive sampling. Secara deskriptif statistik ditemukan adanya perbedaan rasio keuangan antara perusahaan delisted dan non-delisted selama satu tahun dan dua tahun sebelum delisted year. Analisis regresi logit menunjukkan bahwa rasio keuangan yang digunakan dalam model secara bersama-sama mampu memprediksi delisting perusahaan hingga 84,3% pada periode dua tahun sebelum delisted year dan 86,3% pada periode satu tahun sebelum delisted year. Rasio keuangan yang ditemukan signifikan pada model simulasi dua tahun sebelum delisted year adalah working capital to total assets (WC_TA) dan return on investment (ROI). Rasio keuangan yang ditemukan signifikan pada model simulasi satu tahun sebelum delisted year adalah WC_TA, ROI, dan net profit margin (NPM).

This study is intended to examine whether financial characteristics differences are exist between delisted and non-delisted companies in Indonesian capital market for one and two years before delisted year. Since the normality assumption has been violated and data transformation is not made possible, thus, logistic regression using forward stepwise (conditional) procedure is chosen as the appropriate statistical method. Data used in this study are financial ratios calculated from financial statements of sample companies which is acquired from Indonesian Capital Market Directory (ICMD) book. A list of eight (8) financial ratios is selected based on the popularity in financial literature and relevancy to this research. Samples of 51 non-financial companies consist of 34 listed companies and 17 companies which have been delisted from Jakarta Stock Exchange of the period of 1993–2004, are chosen by applying purposive sampling method. Statistic descriptive results show that financial ratios differences exist between delisted and non-delisted companies from two years and one year before delisted year. Logistic regression analysis demonstrates that the selected financial ratios jointly able to predict company delisting up to 84.3% for two years before delisted year, and 86,3% for one year before delisted year. The most significant financial ratios in model simulation of two years before delisted year are working capital to total assets (WC_TA), dan return on investment (ROI). The most significant financial ratios in model simulation of one year before delisted year are WC_TA, ROI, dan net profit margin (NPM).

Kata Kunci : Rasio Keuangan,Delisting Perusahaan,Bursa Efek Jakarta, financial ratios, delisting, non-delisted, logistic regression analysis, forward stepwise (conditional) procedure

  1. S2-PAS-2007-Maria_Pasaribu-Abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2007-Maria_Pasaribu-Bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2007-Maria_Pasaribu-TableofContent.pdf  
  4. S2-PAS-2007-Maria_Pasaribu-Title.pdf