Laporkan Masalah

Implementasi model analisis standar belanja sebagai alternatif penilaian kewajaran pengeluaran Pemerintah Daerah Kota Sawahlunto, 2006

AZMI, Adrizal, Dr. John Suprihanto, MIM

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model analisis standar belanja Pemerintah Kota Sawahlunto dengan mengambil kegiatan yang setara dalam kelompok kegiatan pengawasan/pengamatan. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis kebutuhan anggaran untuk kegiatan pengawasan/pengamatan serta menilai kewajaran alokasi anggarannya dengan menggunakan analisis Comparative Budget Statement (CBS). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sawahlunto Tahun 2004-2006 dan Dokumen Anggaran Satuan Kerja (DASK) Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Sawahlunto Tahun 2006. Data bersumber dari Bagian Keuangan Setda Kota Sawahlunto. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model analisis standar belanja kegiatan pengawasan/pengamatan ditentukan oleh belanja tetap dan belanja variabel di mana satuan pengendali belanja tetap adalah sebesar Rp.32.486.400,00 dan satuan pengendali belanja variabel sebesar Rp.317.400,00. Pengendali belanja (cost driver) ditentukan oleh jumlah obyek yang diperiksa, jumlah tim, lama monitoring/pengawasan/pengamatan dan jumlah kunjungan/pertemuan, bobot kompetensi dan Indeks Pihak Ketiga (konsultan). Penjumlahan nilai belanja tetap dan belanja variebel menjadi nilai belanja total sebagai penentu kebutuhan anggaran kegiatan. Penentuan alokasi belanja pada obyek belanja ditentukan dari model awal berdasarkan data DASK sedangkan perbaikan model awal dilakukan dengan teknik simulasi Monte Carlo Rantai Markov (Markov Chain Monte Carlo/MCMC). Teknik ini dilakukan untuk menghilangkan nilai ketidakmungkinan yang dihasilkan dari model awal. Analisis CBS terhadap DASK tahun 2006 dengan Model ASB menghasilkan 11 kegiatan Monitoring/pengawasan/pengamatan yang mengalami overfinancing yang berarti di tahun mendatang perlu dikurangi alokasi anggaran untuk kegiatan dimaksud dan terdapat 25 kegiatan monitoring/pengawasan/ pengamatan yang mengalami underfinancing.

This research was intended to decide cost standard analysis model of the government of the City of Sawahlunto by taking similar activity in the group of controlling/observing activities. This research was aimed at analyzing the cost requirement for controlling/observing activities and assessing the propriety of its budget allocation by using Comparative Budget Statement (CBS) method. The data employed in this research were secondary data covering Local Cost and Income Budget (APBD) of the City of Sawahlunto Year 2004-2006 and Work Unit Budget Document (DASK) of the Unit Work of Local Officials of the City of Sawahlunto Year 2006. The data were collected from the Financing Unit of Local Secretary of the City of Sawahlunto. The result of the research revealed that cost standard analysis model of controlling/observing activities was determined by fixed cost and variable cost where fixed cost driver was Rp.32,486,400.00 and variable cost driver unit was Rp.317,400.00. The cost driver was determined by the number the objects to be observed, the number of teams, length of controlling/observing activities, and frequency of visit/meeting, competency indexes, consultant. The addition of fixed cost value and variable cost was total cost value as determinant of the activity budget requirement. Determination of cost allocation in cost objects was determined from preliminary model based on DASK data while preliminary model modification was done by Markov Chain Monte Carlo (MCMC) simulation technique. This technique was used to eliminate impossibility value resulted from the preliminary model. CBS analysis against DASK year 2006 by ASB Model result in 11 controlling/observing activities experiencing overfinancing that means that in the future the budget allocation for such activities had to be decreased and there were 25 controlling/observing activities experiencing underfinancing.

Kata Kunci : Belanja Daerah,Analisis Standar Belanja, Cost Standard Analysis, Cost Driver, Markov Chain Monte Carlo


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.