Laporkan Masalah

Keefektifan partisipasi dalam musyawarah perencanaan pembangunan di Kabupaten Temanggung

NURYANTO, Joko Budi, Dr. Akhmad Makhfatih, MA

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Jika peningkatan kualitas pembangunan manusia menjadi salah satu tujuan dari pembangunan ekonomi maka partisipasi yang efektif dengan melibatkan semua unsur masyarakat akan dapat membantu pencapaian tujuan tersebut. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat pada proses pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di Kabupaten Temanggung, ditinjau dari 4 variabel yaitu demokrasi, informasi dan komunikasi, kontrol masyarakat dan komitmen pemerintah. Di samping itu penelitian ini juga untuk mengetahui proses pelaksanaan musrenbang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan alat analisis tipologi tangga partisipasi masyarakat dari Sherry R. Arnstein. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan studi literatur. Penetapan sampel dengan metode proportionate stratified random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pada saat musrenbang masuk dalam tangga kelima dari tangga partisipasi Arnstein yaitu placation, dengan skor 63,48. Artinya komunikasi telah berjalan baik dan terjadi negosiasi antara pemerintah dan masyarakat. Berdasarkan persepsi responden bobot variabel yang paling besar atau paling berpengaruh adalah komitmen pemerintah, hal ini dikarenakan masyarakat beranggapan bahwa musrenbang yang efektif adalah tingginya tingkat realisasi usulan dan dalam hal ini komitmen pemerintah sangat dibutuhkan. Secara umum proses musrenbang di Kabupaten Temanggung telah sesuai dengan Undangundang No 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Citizen participation is a method to improve human resources capabilities. If quality of human development are the goal of development then effective participation with all stakeholders can help attainment that purpose. This research is aimed to analyse the level of citizen participation on development planning deliberation (musrenbang) in Temanggung Regency, which could be look into four variable as below democracy, information and communication, control as well as commitment the government. Beside that the purpose of this research is having known about mechanism or procedure implementation of development planning deliberation. This research used decriptive analisys methods and ladder of citizen participation from Sherry R. Arnstein as a means of analysis. The primary data collect with questioner from participant development planning deliberation. Secondary data was obtained from Local development Planning Agency (Bappeda) and from literature study. Proportionate stratified random sampling methods used to determine the sample. The results shows that level of participation on development planning deliberation based on typology ladder of citizen participation from Arnstein on fifth rung, that is placation with the score 63.48. Meaningful, communication to fare well and become negotiation between the government and citizens. Commitment of government are most important to influence level of citizen participation, because government a dominance in realize citizen proposal. Generally in a process development planning deliberation in accordance with regulation No 25/2004 concerning National Development Planning System.

Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan,Efektivitas Partisipasi,Musyawarah,citizen participation, development planning deliberation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.