Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kematian bayi dan Balita di Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah tahun 2003-2005
KURNIATI, Mariana, Prof.Dr. Iswardono S. Permono, MA
2007 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk: menganalisis tipologi daerah Kabupaten Demak, menganalisis pengaruh faktor ekonomi dan sosial terhadap kematian bayi-balita, dan mengetahui penyebab kematian bayi-balita dan upaya penurunannya. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data panel yaitu data runtun waktu selama 3 tahun antara tahun 2003-2005 dan data cross section yaitu 14 kecamatan, terdiri dari data kematian bayi-balita, PDRB per kapita, pendidikan tinggi, bidan, ibu hamil periksa tenaga kesehatan dan jumlah kepala keluarga miskin. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) tipologi daerah menggunakan indikator PDRB per kapita dan pertumbuhan membagi wilayah Kabupaten Demak menjadi 4 (empat) klasifikasi, yaitu: kecamatan cepat maju dan cepat tumbuh yaitu Kecamatan Guntur, Kebonagung, Karangtengah, Mijen, Demak, Gajah dan Wonosalam; kecamatan maju tapi tertekan yaitu Kecamatan Dempet; kecamatan berkembang cepat yaitu Kecamatan Wedung, Mranggen, Karanganyar dan Sayung; dan kecamatan tertinggal yaitu Kecamatan Bonang dan Karangawen. Tipologi daerah tersebut dikembangkan dengan menggunakan indikator PDRB per kapita, pendidikan tinggi dan jumlah penduduk miskin maka diketahui wilayah di Kabupaten Demak terbagi menjadi 6 (enam) klasifikasi. (2) dari hasil regresi maka variabel PDRB per kapita, pendidikan tinggi, bidan serta ibu hamil periksa berpengaruh terhadap kematian bayi di Kabupaten Demak, sedangkan variabel kepala keluarga miskin tidak berpengaruh. Variabel yang sesuai dengan yang diharapkan adalah bidan yaitu berhubungan negatif dengan kematian bayi, di mana bila jumlah bidan bertambah satu orang maka kematian bayi akan turun sebesar 0,05%. (3) dengan alat analisis Bourgeous-Pichat maka diketahui bahwa wilayah tertinggal maupun tidak tertinggal di Kabupaten Demak masuk kategori intermediate rock yaitu penyebab kematian bayi-balita adalah penyakit infeksi, malnutrisi, prematuritas dan kecelakaan persalinan. Untuk mengurangi penyebab kematian tersebut perlu adanya perubahan tatanan sosial masyarakat, penyediaan makanan dan pelayanan kesehatan yang memadai dengan prioritas kesehatan ibu dan anak.
This research aims are to: (1) analyze district tipology of Demak regency, (2) analyze the influence of social-economic factors on infant and child mortality rate, 93) know causal factors of infant-child mortality rate and efforts to decrease infant and child mortality rate at Demak regency. Data which are used in this research is secondary data in a pooling data that is time series data for three years from 2003-2005 and cross section data: 14 districts. Using data of infant and child mortality rate, per capita PDRB, high education, midwives, pregnance mother who are supervised by health workers, and pour head of household. The analyze results are: (1) district tipology using indicators per capita PDRB and growth divide Demak regency into four classifications, that is: rapid forward and growth district (Guntur, Kebonagung, Karangtengah, Mijen, Demak, Gajah and Wonosalam districts); forward but suppressed district (Dempet district); rapid growth district (Wedung, Mranggen, Karanganyar and Sayung districts); left behind district (Bonang and Karangawen districts). This tipology is improved by using indicators: per capita PDRB, high education and amount of pour people, it shows that Demak regency is classified into six district classifications. (2)From regression analysis, variables per capita PDRB, high education, midwives, pregnance mother who are supervised by health workers, are significantly influence infant and child mortality rate but pour head of household.is not. Variable which same as expectation is midwives, it has negative relation to infant-child mortality rate, means if midwives is added by 1 person so infant-child mortality rate will decrease 0.05%. (3)Using Bourgeous-Pichat analisis, the result shows that in remote and non remote areas in Demak regency are intermediate rock categorie, that is infant-child mortality rate caused by infections, malnutrition, prematurity and birth accident. To decrease that causes, it is needed to change social-rules of society, feeding availability and good medical services, especially services to mother and their baby.
Kata Kunci : PDRB,Kematian Bayi dan Balita,Pendidikan