Laporkan Masalah

Implementasi kebijakan Syariat Islam di Aceh Selatan

SUHATRIL, Prof.Dr. Irwan Abdullah

2007 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Kebijakan syariat Islam merupakan respon atas tuntunan masyarakat Aceh secara keseluruhan termasuk masyarakat Aceh Selatan, dengan harapan akan terjadi perubahan tatanan kehidupan masyarakat kearah yang lebih baik sesuai dengan nilai-nilai dan ajaran agama Islam. Namun realitanya kontradiktif pelaksanaan syariat Islam dengan kehidupan pemerintahan dan masyarakat sehari-hari masih terlihat. Proses implementasi kebijakan syariat Islam mengalami banyak persoalan dan hambatan sehingga terjadi stagnasi antara harapan dan kenyataan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja kebijakan kelembagaan dalam implementasi syariat Islam di Aceh Selatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja implementasi kebijakan serta kemungkinan efek samping yang muncul. Sesuai dengan tujuan tersebut penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan data primer dan sekuder. Data primer diperoleh melalui observasi terhadap objek penelitian dan wawancara dengan informan dari unsur pemerintah dan masyarakat. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumen Dinas Syariat Islam dan Instansi yang terkait atau terlibat dalam proses implementasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja kelembagaan dalam mengimplementasikan kebijakan syariat Islam masih rendah, hal ini terlihat dari pengembangan aspek syariat Islam yang dilakukan oleh badan pelaksana masih sebatas hal-hal yang sederhana, kalaupun ada yang memasuki substansi syariat Islam dibidang ubudiah, muamalah dan jinayah belum efektif penerapannya dan belum meliputi bidang stategis sesuai dengan tuntutan kebutuhan jaman dan keinginan masyarakat, proses pembinaan tidak dilakukan secara terintegral demi menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat Islam secara kaffah. Perubahan kehidupan masyarakat kearah yang diharapkan tidak terjadi secara signifikan sebagai hasil dari implementasi syariat Islam secara formal dalam kehidupan masyarakat. Bahkan tanpa disadari telah timbul diskriminasi dan ketakutan sebagai akibat implementasi syariat Islam yang dilakukan tidak secara konsisten dan konsekwen. Kinerja implementasi kebijakan syariat Islam dipengaruh oleh faktor konsistensi kebijakan, sumber daya manusia, sumber daya finansial, komunikasi dan koordinasi badan pelaksana. Demi perbaikan kinerja kelembagaan dalam mengimplementasikan syariat Islam di sarankan agar aspek penerapan syariat Islam yang bersifat simbolik harus terus ditingkatkan kearah subtansial terutama untuk menjawab persoalan- persoalan yang dihadapi masyarakat pada saat sekarang ini seperti kemiskinan, ketidakadilan, pratek korupsi, sistem pemerintahan yang baik dan lain sebagainya Pengembangan syariat Islam harus memberikan ruang kepada hukum adat untuk lebih berkembang dan lestari dan proses implementasi harus melibatkan institusi masyarakat sebagai pilar syariat Islam agar syariat Islam dapat membumi di Aceh Selatan

The Islamic law policy is a response to the demand of all over Aceh society, including Southern Aceh society, expecting that the social life order will change into an Islamic value-based life. In reality, however, the contradiction between the implementation of the Islamic laws and the daily governmental and social life still exists. The implementation process of the Islamic law policy faces many problems and obstructions so that the expectation and the reality are not the same. This research was aimed at investigating how the performance of the institutional policy in implementing the Islamic law in Southern Aceh and what factors affecting the performance in implementing the policy and possible existing side effects. In accordance to the research objectives, this research was descriptive qualitative research, utilizing primary and secondary data. The primary data were collected using observation of the research object and interview with the interviewees, from the government and the society. The secondary data were collected from documents of the Islamic Law Department and other related institutions involved in the implementation process. The results of the research show that the institutional performance in implementing the Islamic law policy is relatively low, reflected by the fact that the development of the Islamic law aspects conducted by the implementing agent is still in the simple aspects. In the case that the development exists, the aspects involving Islamic law substances in terms of ubudiah, muamalah and jinayah are not effective in the implementation and do not cover the strategic areas in accordance to the age demand and the society’s desires. In addition, the development process is not conducted integrally in order to build the society awareness in implementing the Islamic law totally. The society life changes, as the result of the implementation of the Islamic law, do not happen in the society. In fact, discrimination and fear, as the effect of the Islamic laws implemented inconsistently and consequently, unconsciously exists in the society. The performance in implementing the Islamic laws is affected by several factors such as policy consistency, human resources, financial resources, communication, and coordination of the implementing agent. In order to improve the institutional performance in implementing the Islamic laws, it is recommended that the symbolic aspects of Islamic law implementation should be consistently increased to the substantial direction particularly in responding the problems recently facing the society such as poverty, injustice/discrimination, corruption practices, and good governance system. In addition, the development of the Islamic laws should give the customary laws enough space to grow so that they can be everlasting. Furthermore, in the implementation of the Islamic laws, the society institutions, as the pillars of the Islamic laws, should be involved so that the Islamic laws can be grounded in the Southern Aceh

Kata Kunci : Kebijakan Syariat Islam,Implementasi,Aceh Selatan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.