Citra pariwisata Yogyakarta pasca gempa bumi menurut opini wisatawan nusantara
PRAMUSITA, Arina, Dr. Janianton Damanik
2007 | Tesis | S2 Magister Kajian PariwisataPenelitian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai citra pariwisata Yogyakarta pasca gempa menurut wisatawan nusantara. Tujuan penelitian adalah : pertama, menganalisis persepsi wisatawan nusantara berdasarkan ekspektasi dan perilaku pembelian. Kedua, menganalisi situasi perseptual wisatawan nusantara terhadap produk dan daya tarik wisata Yogyakarta pasca gempa, dan ketiga untuk menganalisa peluang pasar dan kunjungan ulang dari wisatawan nusantara. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode kuesioner, observasi dan wawancara. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel sebanyak 160 responden adalah purposive sampling. Hasil penelitian adalah pertama, sebagian besar wisatawan nusantara berpendapat bahwa meski terkena gempa dan sebagian obyek wisata mengalami kerusakan, tetapi mereka menganggap Yogyakarta masih memiliki citra pariwisata yang baik. Kedua, untuk atraksi dan amenitas, mereka berpendapat bahwa kondisi atraksi dan amenitas wisata pasca gempa sudah cukup bagus, dan yang ketiga berkaitan dengan kunjungan ulang, sebagian besar wisatawan nusantara mengatakan mereka bersedia untuk datang kembali ke Yogyakarta pada waktu yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka strategi utama yang direkomendasikan adalah pemasaran destinasi wisata dengan memperhatikan pada tiga hal yaitu pertama, segmentasi yaitu melihat pasar secara kreatif yang berbeda dari cara yang sudah ada. Segmentasi dilakukan untuk mengidentifikasi target wisatawan atau segmentasi pasar, serta menentukan respon yang diharapkan dari pasar. Kedua targeting, yaitu penentuan target dan skala prioritas, yang terdiri dari tiga hal yaitu, memilih pesan, memilih media yang paling diminati wisatawan, serta memilih sumber pesan yang kredibel, untuk mengidentifikasi pasar terbesar dan potensial dari kelompok wisatawan. Yang ketiga adalah positioning, yaitu bagaimana kita menempatkan produk dan merek di dalam benak konsumen. Positioning dilakukan dengan mengidentifikasi dan penentuan pasar wisata utama serta pasar wisata potensial, kemudian merespon feedback.
This study aims to describe on Yogyakarta tourism image after the earthquke according to domestic tourist’s point of view. There has three main goals, are first to analyze domestic tourist’s perception according to expectation and purchasing behaviour. Second to analyze domestic tourist’s perception condition toward product and tourist destination in Yogyakarta. Third, to analyze the opportunity of domestic tourist market to revisiting in Yogyakrta in the future, related with development tourism destination. This study used descriptive methods. The data was collected by using questionnaire methods, interview and field observation. The data includes tourist profile, tour ist opinion and perception on attraction, facilities, accesibility, and tourist expectation. The sampling methods was purposive sampling, with amount of samples about 160 respondents. The result were, first most of the domestic tourists perceived that Yogyakarta still had good tourism image eventough some of tourism destination has destruction after the earthquake. Second, most of the domestic tourists perceived that tourism attraction and amenity in Yogyakarta after the earthquake still good. Third, most of the domestic tourists agree to visiting back Yogyakarta in the future. Based on the results, the main strategy reccomended on this study were, to build the good tourism image, tourism destination marketing strategy must concern with three points that is segmenting, targeting and positioning. First, segmenting is how to see the market in a creative way that different from the others. It take places to identified target audience or market segmenting to set expected respond from the market. Second, targeting that is set the target and priority scale, consists from three points, that is choose the message, choose the media, and choose the credible information source. Third, positioning, that is how to placed product and brand in the consument’s head. It was taken to identified and set the main and potential tourism market, and then respond the feedback.
Kata Kunci : Pariwisata,Citra Destinasi,Persepsi Wisatawan, Tourism image, destination, tourists, perception