An Investigation of Geology and mineralization in the Kasihan Area, Pacitan Regency, East Java, Indonesia
TUN, Myo Min, Dr.Ir. I Wayan Warmada
2007 | Tesis | S2 Teknik GeologiDaerah Kasihan, yang berada pada kompleks Pegunungan Selatan di Jawa Timur, merupakan daerah studi eksplorasi pada intrusi yang membawa mineralisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran kondisi geologi, alterasi hidrotermal, dan asosiasi mineralnya pada daerah Kasihan. Pemetaan geologi detail, penyamplingan dan pemetaan zona alterasi bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi, alterasi dan mineralisasi yang terjadi pada daerah ini. Batuan yang terdapat pada daerah ini berupa dasit porfiri, breksi vulkanik dan tuf, dasit lava, andesit, marbel, batugamping, dan riolit. Hasil analisa geokimia dan petrologi mengindikasikan bahwa batuan asal yang membawa mineralisasi tembaga dan logam dasar yang terdapat pada daerah ini berupa dasit portiri yang mengintrusi breksi vulkanik dan tuf. Terdapat enam lokasi yang mengindikasikan tembaga dan logam lain yang terdapat pada daerah Kasihan. Tipe endapan pada daearh ini dicirikan oleh skarn yang berasosiasi dengan portiri yang berhubungan dengan tembaga dan mineralisasi logam dasar lainnya. Mineralisasi umumnya dicirikan oleh kehadiran urat kuarsa dengan sejumlah pirit, kalkopirit, sfalerit, dan galena. Zona mineralisasi umumnya terbentuk pada daerah alterasi, yang dihasilkan pada tahap akhir dari aktivitas larutan hidrotermal dan metamorfisme. Alterasi pada daerah ini didominasi oleh propilitisasi, yang dicirikan oleh kehadiran klorit yang melimpah. Endapan skarn yang terdapat pada daerah ini berupa skam Fe dan skam Mn.
The Kasihan area, located in the Southern Mountain Area of East Java, has been the focus of exploration activity for intrusive-hosted mineralization. The purposes of this research are to provide the detailed geological background, hydrothermal alteration and associated mineralization in Kasihan area. Detailed geological mapping, sampling and alteration zone mapping was carried out to define the geology, alteration and related mineralization in this area. The rock types that defined the geology of the research area include dacite porphyry, volcanic breccia and tuff, andesitic basalt, andesite, marble, limestone, and rhyolite. Petrological and geochemical evidences indicate that the protolith of the copper and base metal mineralization is porphyritic dacite hosted by volcanic breccia and tuff. There are six documented copper and other metal occurrences in the Kasihan Area. Mineralization is characterized skarn style and porphyry related copper and base metal mineralization. The mineralization occurs in the late stage of hydrothermal activity as vein and lenses. Mineralization is commonly characterized by the presence of quartz vein with variable amount of pyrite, chalcopyrite, sphalerite, and galena. Mineralized zones are mostly surrounded by alteration envelopes and alteration is the result of the late stage hypogene hydrothermal and metamorphism effect. Dominant alteration type is propylitization and characterized mostly by chlorite mineral assemblages. Skarn deposits include iron skarn and manganese skarn mineralization.
Kata Kunci : Kondisi Geologi,Alterasi Hidrotermal,Daerah Kasihan,Pacitan, Kasihan Area, intrusive-hosted mineralization, alteration, hypogene, hydrothermal, propylitization, skarn, protolith, porphyritic, dacite