Laporkan Masalah

Analisis dan implementasi model sistem pemilihan lokasi pabrik menggunakan metode Brown Gibson sebagai pendukung keputusan

MIARSA, Sapta Candra, Ir. Soejatmiko, M.Sc

2007 | Tesis | S2 Teknik Elektro (Magister Teknologi Informasi)

Persoalan pendirian suatu pabrik bukanlah suatu hal yang mudah untuk dipecahkan. Manajer harus melaksanakan aktivitas guna memformulasikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi, kemudian mengembangkan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang dilakukan untuk memberi arah yang harus ditempuh oleh organisasi usaha tersebut dalam menentukan lokasi pabrik yang akan didirikan. Mengambil keputusan dengan cepat adalah kunci keberhasilan dalam persaingan global. Teknologi Informasi telah mendukung berkembangnnya Sistem Pendukung Keputusan berbasis komputer (Computer Based Decision Support System). DSS membantu pengambil keputusan dengan menyediakan informasi, model, atau perangkat untuk menganalisa informasi. Metode Brown-Gibson memungkinkan digunakan untuk pemilihan lokasi. Metode ini digunakan untuk memilih alternatif lokasi berdasar ukuran preferensi tertentu (Preference Measurement) dengan mempertimbangkan faktor obyektif maupun subyektifnya. Metode Brown-Gibson membantu decision-makers untuk memecahkan masalah yang dihadapi secara lebih realistik. Masukan berupa data yang diproses dalam bentuk model disimpan dalam database yang menghasilkan keluaran berupa informasi dapat digunakan sebagai pengetahuan (knowledge) oleh decision maker untuk membantu pengambilan keputusan. Metode Brown-Gibson terbukti dapat diimplementasikan dalam sebuah program untuk pemilihan lokasi pabrik. Sistem mampu menentukan lokasi terbaik atas input beberapa alternatif lokasi dan beberapa kriteria yang dibandingkan berdasarkan faktor obyektif dan subyektifnya, sehingga akan membantu manajer dalam menentukan lokasi pabrik yang akan dibangun.

The problem in making a new factory is not a task easily solved. The manager has to run some activities to formulate the problems, and then developing policies that have to be done to give direction for the organization of the company to decide where the they going to build the new factory. Making quick decision is the key to global competition. Information technology has support the development of Computer Based Decision Support System. DSS help the decision maker to take the decision by providing information, model or tool to analyze the information. The Brown-Gibson Method can be used to choose a location. This method is based by certain preferences, both considering subjective and objective factors. Also, helping the decision makers to solve the problems more realistically. Inputs of data processed and saved, the database will contain a saved models of information that can be used as a knowledge to help the decision maker. The Brown-Gibson Method, has proven capable to be implemented in a program to decide the location of the new factory. This method used to choose between a range of location based in some measurement preferences by considering both objective and subjective factors. This method also help the decision maker to take the decision.

Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan,Metode Brown Gibson,Pemilihan Lokasi Pabrik,Computer Based Decision Support System, Brown-Gibson Methods, Preference Measurement, objective and subjective factor, decision makers


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.