Laporkan Masalah

Partisipasi masyarakat penambang dalam memanfaatkan potensi pertambangan bahan galian untuk meningkatkan pendapatan di Kabupaten Gunungkidul :: Studi tentang masyarakat penambang Kecamatan Semin dan Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul

NUGRAHA, Dwi Warna Widi, Drs. Djoko Suseno, SU

2006 | Tesis | S2 Sosiologi (Kebijakan dan Kesejahteraan Sosial)

Kondisi tanah di sebagian Kabupaten Gunungkidul, tidak memungkinkan untuk usaha pertanian. Perbandingan antara tanah dan batu, lebih banyak batunya. Dilihat dari itu saja sudah bisa diperkirakan betapa gersangnya keadaan disana. Belum lagi mengenai sulitnya untuk mendapatkan air bersih. Pengertian air bersih bukannya yang diperlukan manusia semata, tetapi untuk kebutuhan hewan dan tanamanpun tidak tercukupi. Dengan demikian menjadikan sebagian masyarakat mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan ekonominya. Kesejahteraan dalam hal ekonomi jauh dari mencukupi. Seiring dengan berjalannya waktu, berbaliklah keadaannya dari lahan yang tidak produktif untuk pertanian ternyata menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi setelah banyak yang membutuhkan, baik untuk bahan bangunan, kosmetik, pupuk dan lain-lain. Tentu saja meningkatkan kesejahteraan di bidang ekonomi. Penelitian tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Memanfaatkan Potensi Pertambangan Bahan Galian Untuk Peningkatan Pendapatan di Kabupaten Gunungkidul ini dilakukan dengan metode diskriptif analisis yang termasuk rumpun metode kualitatif dengan menghasilkan data diskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Dengan pendekatan ini penulis berusaha memperjelas informan memahami dan memaknai persoalan, baik dari tataran nilai, praktek sosial maupun konflik yang terjadi masing-masing lingkungan sosialnya yang diupayakan dapat menggambarkan fenomena sosial yang utuh dan apa adanya yang sesuai dengan partisipasi masyarakat dalam menfaatkan potensi pertambangan bahan galian untuk peningkatan pendapatan di Kabupaten Gunungkidul. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan potensi pertambangan bahan galian diwujudkan melalui beberapa proses interaksi antara : Pengusaha, Pengepul, Penambang dan Pemilik Lahan. Masing-masing memiliki peran dalam memberikan lingkaran perdagangan bahan galian dengan proposinya tergantung pasar hasil tambang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terciptanya pasar hasil tambang, karena adanya pabrik-pabrik yang memerlukan bahan-bahan dari batu. Dari kebutuhan itu, maraklah pengepul yang mengusahakan tersedianya bahan baku. Tentu saja pengepul tidak menyediakan, sendiri. Para penambanglah yang melakukan itu. Para penambang tidak bisa berbuat apa-apa jika tidak tersedia lahan. Maka pemilik lahanlah yang membuat para penambang bisa bekerja. Dengan demikian jelaslah bahwa satu sama lain tidak dapat dipisahkan, dan saling ada ketergantungan. Dengan adanya penghasilan yang didapat dari hasil tambang batu, berarti bisa meningkatkan kesejahteraannya, karena tercukupinya kebutuhan ekonomi merupakan salah satu factor penunjang kesejahteraan.

Land soil in some of Gunungkidul Regencies is impossible to manage to agriculture. Rock has more amount than soil. Viewed from this thing, we can see how dry is the condition there. Moreover is about the difficulty to find clean water. The meaning of clean water is not only water needed by human, but also for animal and plant. Hence, it makes some people face water difficulty to meet their economical needs. The welfare in economy is more than enough. As the time goes, the condition is changed from unproductive land into agriculture. This is in fact has high economical value after more people need it, either for building material, cosmetic, fertilizer, etc. Of course, this increases the welfare in economic side. The study about the Participation of Society in Using the Mining Potential of Digging Material to Increase the Revenue in Gunungkidul Regency was carried out by using descriptive analysis method, including qualitative method resulting in descriptive data in the form of written or spoken words from people and the observed behavior. Using this approach, the writer tried to make clear the respondent to understand and comprehend the problem, either from the value, social practice or conflict happening in each social environment tried to be able to reflect complete and true social phenomena appropriate with people’s participation in using mining potential of digging material to increase the revenue in Gunungkidul Regency. The result of the study showed that people participation in using mining potential of digging material was manifested through several interaction process between: Entrepreneur, Dealer, Miner and Land Owner. Each of them had their own role in giving trade circle of digging material with its own proportion depending on the market of mining product. The result of the study showed that the manifestation of mining product market was because of the existence of factories needing rock materials. From this need, there were many dealers trying to provide raw materials. Of course, the dealer did not provide it alone. The miners did it. The miners could not do anything if they did not have land. Thus, the land owners made the miners worked. Therefore, it is clear that they cannot be separated. With the existence of product resulting from rock mining, it means that it can improve their welfare because their economical needs is met and it supports the welfare.

Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat,Potensi Pertambangan,Peningkatan Pendapatan, Participation, Dealer, Miner, Land Owner, and Revenue


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.