Laporkan Masalah

Hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan kecemasan terhadap HIV/AIDS pada mantan pengguna NAPZA dengan jarum suntik berdasarkan lama menggunakan NAPZA

UTAMI, Golfina Dwi, Prof.Dr. Johana E. Prawitasari

2007 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Klinis)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan kecemasan terhadap HIV/AIDS pada mantan pengguna napza dengan jarum suntik berdasarkan lama menggunakan napza. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 40 orang yaitu para pecandu napza yang sedang menjalani rehabilitasi di panti rehabilitasi narkoba Balai Kasih Sayang di Jakarta Timur. Setiap subjek penelitian diberikan tes pengetahuan tentang HIV/AIDS dan skala kecemasan terhadap HIV/AIDS. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan teknik analisis regresi, dihasilkan pola hubungan sebagai berikut : pertama, ada hubungan sangat signifikan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan kecemasan terhadap HIV/AIDS pada mantan pengguna napza dengan jarum suntik berdasarkan lama menggunakan napza (R = sebesar 0, 477, nilai F sebesar 5, 452 dengan p = 0, 008 (p < 0, 01). Kedua, ada hubungan positif dan sangat signifikan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan kecemasan terhadap HIV/AIDS pada mantan pengguna napza dengan jarum suntik ( r = 0, 421 dengan p = 0, 003 (p < 0,01). Ketiga, ada hubungan positif dan signifikan antara lama menggunakan napza dengan jarum suntik dengan kecemasan terhadap HIV/AIDS pada mantan pengguna napza dengan jarum suntik ( r = 0, 341 dengan p = 0, 016 (p < 0,05).

The purpose of this study was to examined the correlation between HIV/AIDS knowledge and anxiety about HIV/AIDS with ex- injection drug users based on duration of napza usage. This study used purposive sampling to get the samples. The Subjects of this study were 40 drug user patients rehabilitation of institution Narkoba Balai Kasih Sayang East Jakarta. Every subject was given test HIV/AIDS knowledge and the anxiety about HIV/AIDS scale. Regression Analysis was used as a statistical method. The results showed : (1) The correlation between HIV/AIDS knowledge and anxiety about HIV/AIDS with ex- injection drug users based on duration of napza usage is highly significant. It is showed from R = 0, 477, nilai F 5, 452 and p = 0, 008 (p < 0, 01).(2) The correlation between HIV/AIDS knowledge and anxiety about HIV/AIDS with ex-injection drug users are positive correlation and highly significant. It is showed from r = 0, 421 and p = 0, 003 (p < 0,01). (3) There is a positive correlation and significant between based on duration of napza usage with ex- injection drug users with anxiety about HIV/AIDS. It is showed from r = 0, 341 and p = 0, 016 (p < 0,05).

Kata Kunci : Kecemasan,HIV/AIDS,Pengguna NAPZA, HIV/AIDS knowledge, anxiety about HIV/AIDS , Duration of napza usage, Ex- injection drug users


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.