Pengaruh Supply Chain Agility terhadap kinerja SUpply Chain pada perusahaan manufaktur di Indonesia
NURCAHYO, Andy Yudho, Dr.Ir. Adi Djoko Guritno, MSIE
2007 | Tesis | S2 ManajemenKetidakpastian lingkungan dan persaingan bisnis yang semakin tinggi memaksa perusahaan untuk memiliki sistem supply chain yang agile. Supply chain agility ini akan berpengaruh terhadap efisiensi dan efektivitas waktu dan biaya dalam memproduksi dan mengirimkan produk yang inovatif kepada konsumen sehingga akan meningkatkan kinerja supply chain. Penelitian ini, pertama menganalisis atribut fleksibilitas yang melekat pada tiga proses supply chain yang dihasilkan dari interaksi antara dimensi range dan adaptability. Kedua, menganalisis hubungan fleksibilitas dari tiga proses kritikal supply chain, yaitu: procurement/sourcing, manufakturing, dan distribusi/logistik. Ketiga, menganalisis pengaruh supply chain agility terhadap kinerja supply chain. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di Indonesia yang tercatat dalam Biro Pusat Statsitik (BPS) berdasarkan pada Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia (KLUI) 2 Digit. Jumlah sampel yang dapat digunakan untuk analisis data sebanyak 107 sampel dari 612 kuisioner yang disebarkan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menyatakan bahwa fleksibilitas dihasilkan dari interaksi antara dimensi range dan adaptability. Fleksibilitas manufakturing dan fleksibilitas distribusi/logistik berpengaruh secara langsung dan positif pada supply chain agility saat fleksibilitas procuremen/sourcing berpengaruh positif tetapi tidak langsung pada supply chain agility. Hasil juga mendukung bahwa supply chain agility mempengaruhi kinerja supply chain.
The uncertainty of environment and business competition, which is getting higher, forces companies to have agile supply chain system. Supply chain agility will influence the efficiency and the effectiveness of time and cost in producing and delivering innovative products to consumers. Thus, it will improve the performance of supply chain. The study discusses, first the flexibility elements tied on the three process of supply chain which is resulted from the interaction between range and adaptability dimension. Second, the flexibility relation among the three processes of critical supply chain, which are: procurement/sourcing, manufacturing, and distribution/logistic. Third, the effect of supply chain agility toward the performance of supply chain. The sample of the study is an Indonesian manufacturing company registered to Biro Pusat Statistik (BPS) which is based on Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia (KLUI) 2 Digit. The sample being used on the study are 107 samples out of 612 distributed questionnaire. The data analysis is conducted using Structural Equation Modeling analysis. The result of the study shows that flexibility is resulted from the interaction between range dimension and adaptability. Manufacturing flexibility and distribution/logistic flexibility has a direct and positive influence toward supply chain agility when the procurement/sourcing flexibility has positive, but on the other hand, indirect influence toward supply chain agility. The result of the the study also shows that supply chain agility influences the performance of supply chain.
Kata Kunci : Range, Adaptability, Fleksibilitas, Supply Chain Agility, Kinerja Supply Chain, Flexibility, Supply Chain Performance