Karakterisasi tanah yang berkembang dari batuan Zeolit Gedangsari dan manfaatnya untuk pertanian
NGESTITOMO, Doyo, Dr.Ir. Bambang Hendro S., SU
2007 | Tesis | S2 Ilmu TanahIndonesia ditinjau dari keadaan geologinya memiliki endapan zeolit yang sangat besar namun sejauh ini pengkarakteristikan tanah-tanah yang berkembang dari mineral zeolit belum banyak terungkap sehingga informasi untuk itu sangat terbatas. Penelitian karakterisasi tanah yang berkembang dari batuan zeolit Gedangsari dan manfaatnya untuk pertanian telah dilaksanakan pada bulan November-Desember 2006 di Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunung Kidul dengan menggunakan metode survei lapangan secara langsung dan penelitian secara laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah-tanah di daerah penelitian yang berkembang di atas banjar litologi zeolit belum mengalami banyak perkembangan sehingga dimasukkan ke dalam ordo Entisol sampai Inceptisol. Tanah di daerah penelitian bertekstur geluh lempung dengan kandungan mineral kuarsa yang tinggi 76,89%, jenis zeolit yang ditemukan adalah Clinoptilolit-Na dan Faujasit-Na dan zeolit terbukti meningkatkan KPK tanah 73,69 cmol(+)kg-1. Mineral lempung yang muncul adalah illit dan kaolinit tetapi illit hanya dijumpai pada profil I (satu) saja. Kandungan CaO yang rendah (0,49%) dapat diduga bahwa tanah tidak berkembang dilingkungan karst. Nilai indeks kemiripan SiO2/Al2O3, kadar Si, Fe dan Al antara tanah dan batuan adalah mirip (>80) hal ini menunjukkan bahwa tanah berkembang dari batuan dibawahnya sementara itu nilai indek kemiripan debu/lempung, Ca/Mg dan KPK antar profil cenderung mirip (>80) meskipun ada beberapa nilai yang kemiripannya diragukan (50-80). Pemanfaatan tanah yang paling baik untuk pengembangan tanaman kedelai dan kacang tanah juga dapat dipertimbangkan tanaman padi gogo dan jagung.
Indonesia from its geology circumstance own the very big zeolite sediment, but until this moment soil characterization which develop from zeolite with limited information. Research of soil characterization which develop from zeolite Gedangsari and its benefit for the agriculture have been conducted at November-Desember 2006 in Gedangsari Subdistrict, Gunung Kidul Regency by field survey directly method and laboratory research in Gadjah Mada university. The result indicate, that develop soil from zeolite parent material still on recent/entic stage, so included into Entisol to Inceptisol soil. The soil texture are clayloam, with quartz content are 76,89%, zeolite type are Clinoptilolit-Na and Faujasit-Na with CEC 73,69 cmol(+)kg-1. Clay type are Kaolinite and Illite (on profile I only). Low content of CaO ( 0,49%) proved that soil do not develop on the karst environment. The value similarity index of SiO2 / Al2O3 ratio of soil are more than 80 % (similarity condition) indicated all profil are insitu soil. The similarity index of silt/clay ratio, Ca/Mg ratio and CEC value are more than 80% indicate all fine material are identics. Soil suitabillities of this area are good for soybean and peanut plants; and also secondly for upland rice and corn.
Kata Kunci : Tanah,Karakteristik,Batuan Zeolit, soil characterization, zeolite, Gedangsari