Faksionalisasi dan perilaku memilih :: Studi Nahdlatul Wathan di Lombok Timur
ENDRUW Bf., Robyan, Drs. Haryanto, MA
2007 | Tesis | S2 Ilmu PolitikPenelitian ini dilakukan pada Nahdlatul Wathan (NW), sebuah organisasi tingkat lokal dengan jumlah pengikut terbesar di Pulau Lombok, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Hal yang ingin dikaji dalam ialah kaitan NW dengan partai politik peserta pemilu (parpol). Dimaksudkan di sini bagaimana persaingan faksi di tubuh internal ormas mempengaruhi pilihan dukungan politik NW terhadap parpol dalam pemilu. Masing-masing faksi bersaing agar keputusan resmi organisasi mendukung salah satu parpol dalam pemilu. Faksionalisasi ini disebabkan oleh banyak tekanan, baik yang datang dari dalam maupun luar organisasi. Persaingan antar faksi yang kemudian berujung pada perpecahan setelah ditinggalkan pendiri organisasi. Untuk menjawab pertanyaan penelitian digunakan metode studi kasus dengan menggunakan instrumen penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis penelitian ini ialah deskriptif karena hendak mengungkapkan gejala-gejala, fenomena dan dan relasi dalam masyarakat secara obyektif. Sedangkan sifat dari penelitian ini ialah deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang suatu masyarakat atau suatu kelompok orang tertentu atau gambaran tentang suatu gejala hubungan antara dua gejala atau lebih. Hasil penelitian kemudian menemukan adanya korelasi (hubungan) yang sangat kuat antara persaingan antar faksi (kelompok) dengan dukungan NW pada partai politik. Maka jawaban atas pertanyaan penelitian ini ialah “faksionalisasi di tubuh NW memiliki pengaruh terhadap pilihan dukungan politik NW dalam Pemiluâ€. Persaingan yang terjadi antar faksi dalam tubuh NW kemudian menutup kemungkinan bagi faksi-faksi tersebut untuk berafiliasi atau mendukung partai politik yang sama.
This Research conduct by Nahdlatul Wathan (NW), a local organization with amount of biggest follower in Lombok Island, West Nusa Tenggara. Matter which wish to be studied is relation NW with political party in general election. Meant here how emulation of faksi in organization influence political support choice of NW in general election. Each group compete organizational to opening decision support one of political parties in general election. This Faksionalism because of many pressure, both for coming from in and also outside organization. Emulation between faksi which later; then tip of at dissolution after left by organizational founder. To answer question of research used by case study method by using research instrument in the form of observation, documentation and interview. This Research type is descriptive because will lay open symptoms, phenomenon and and relationship in society objectively. While nature of from this research is descriptive, with aim to to give picture about an society or an certain people group or picture about relation/link symptom /between two symptom or more. Result of research later; then find the existence of correlation between emulation between faksi with support of NW at political party. Hence answers to question of this research is " faksionalisasm in NW have influence to political support choice of NW in General election". Emulation that happened between faksi in NW later; then close possibility to the faksi-faksi to affiliate or support same political party
Kata Kunci : Partai Politik,Nahdlatul Wathan,Pemilih,Perilaku Memilih, faksionalisasm, political support