Analisis sifat anatomi dan sifat fisika untuk melukiskan zonasi kayu Juvenil dan kayu dewasa pada kayu cemara (Casuarina equisetifolia L.f)
PRAPTOYO, Harry, Prof.Dr. Soenardi Prawirohatmodjo
2007 | Tesis | S2 Ilmu KehutananTujuan dari penelitian ini adalah untuk melukiskan zonasi kayu juvenil dan kayu dewasa yang terdapat pada kayu cemara (Casuarina equisetifolia L.f) dan untuk mengetahui pola variasi sifat anatomi dan sifat fisika kayu cemara pada kedudukan radial dari bagian kayu dekat hati sampai dekat kulit. Rancangan percobaan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu faktor yaitu kedudukan radial kayu dari bagian kayu dekat hati ke dekat kulit. Parameterparameter sifat anatomi yang diukur adalah panjang serat, tebal dinding sel dan sudut mikrofibril dinding sel. Parameter-parameter sifat fisika kayu yang diukur adalah kadar air, berat jenis, penyusutan longitudinal, penyusutan radial dan penyusutan tangensial. Penelitian ini menggunakan 3 pohon cemara dari Sleman Yogyakarta sebagai yang digunakan sebagai ulangan. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis keragaman untuk mengetahui pengaruh kedudukan radial terhadap variasi sifat anatomi dan sifat fisika kayu cemara dan analisis regresi dankorelasi untuk menentukan zonasi kayu juvenil dan kayu dewasa pada kayu cemara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedudukan radial, pola variasi dari panjang serat, tebal dinding sel, berat jenis, dan penyusutan radial menunjukkan peningkatan yang tajam pada awal-awal masa pertumbuhan yaitu bagian kayu dekat hati, kemudian peningkatan yang terjadi sedikit melambat san cenderung untuk konstan pada bagiankayu dekat kulit. Sebaliknya pola variasi pada kedudukan radial dari sudut mikrofibril, kadar air, penyusutan longitudinal menunjukkan penurnan yang tajam pada awal-awal masa pertumbuhan yaitu pada bagian kayu dekat hati, kemudian penurunan agak melambat dan cenderung konstan sampai bagian kayu dekat kulit. Hanya penyusutan tangensial yang tidak menunjukkan pola variasi pada kedudukan radial. Hasil analisis regresi dan korelasi terhadap data sifat anatomi dan fisika kayu menunjukkan bahwa zona kayu juvenil berakhir pada jarak 6 cm dari pusat kayu, diikuti dengan zona peralihan mulai dari jarak 6 cm sampai 12 cm dari pusat kayu. Zona kayu dewasa dimulai dari jarak 12 cm dari pusat kayu sampai dekat kulit.
The objective of this research was to delineate the boundaries of juvenile wood in cemara trees by using the variation in anatomical and physical propertiesof the wood from pith to bark and also to find out the variation pattern of anatomical and physical wood properties at radial distribution. Design experiment of this research was completely randomized design with single factor, namely radial distribution from pith to bark. Anatomical properties measured were fiber length, cell wal thickness and microfibril angle. Physical properties measured were moisture content, specific gravity, longitudinal, radial and tangensial shrinkage. This research used 3 cemara trees taken from Sleman, Yogyakarta as replication. Analysis of variance was conducted in order to evaluate variation pattern of anatomical and physical properties from pith to bark and also analysis regressions were applied in order to determine juvenile periods on cemara wood. Research results showed that variation pattern at radial distribution of fiber length, cell wall thickness, spesific gravity, radial shrinkage increased rapidly at the initial phase of growth, near the pith, followed by a slow increase until constant at wood near bark. Otherwise, variation pattern at radial distribution of microfibril angle, moisture content, longitudinal shrinkage showed a rapid decrease at the initial phase of growth, followed by a slow decrease until constant at wood near bark. Only tangential shrinkage has no variation pattern at radial distribution. Analysis regresion and correlation of anatomical and physical properties showed that juvenile wood zone on cemara ended at 6 cm from pith, followed by a transition zone from 6 cm until 12 cm from pith. Mature wood zone started at 12 cm from pith until bark.
Kata Kunci : Kayu Juvenil,Sifat Anatomi dan Fisika,anatomical properties, physical properties, juvenile wood, mature wood, radial distribution