Laporkan Masalah

Hubungan pengetahuan dan sikap suami dengan perilaku Keluarga Mandiri Sadar Gizi (KADARZI) di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat

MISBAKHUDIN, Toto Sudargo, SKM.,M.Kes

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Gizi dan Kesehatan)

Latar Belakang : Keluarga mandiri sadar gizi (Kadarzi) dapat diwujudkan melalui upaya pemberdayaan keluarga dengan cara meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku Kadarzi. Untuk melaksanakan Kadarzi perlu seorang motivator dalam keluarga yaitu suami sebagai kepala keluarga. Hasil pemetaan Kadarzi tahun 2005 di Kota Bandung menunjukkan 57,23% keluarga belum sadar gizi. Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang hubungan pengetahuan dan sikap suami dengan perilaku keluarga mandiri sadar gizi (Kadarzi). Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap suami dengan perilaku keluarga mandiri sadar gizi (Kadarzi). Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah survai atau observasional dengan rancangan cross sectional menggunakan metode kuantitatif. Unit analisis adalah rumah tangga sebanyak 378 rumah tangga, dengan responden penelitian adalah suami beserta istri. Lokasi penelitian di Kota Bandung, pengambilan sampel secara cluster (gugus) bertahap. Data pengetahuan dan sikap suami tentang indikator Kadarzi dikumpulkan dengan cara wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dan perilaku Kadarzi dengan observasi menggunakan chek list. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat, pengujian statistik dengan menggunakan uji kai kuadrat/Chi square (X2) serta analisis multivarit dengan uji statistik regresi logistik. Hasil Penelitian : Pengetahuan suami tentang Kadarzi 63,2% dalam kategori tinggi dan 36,6% kategori rendah. Sikap suami tentang Kadarzi 53,2% dalam kategori kuat dan 46,8% kategori lemah. 69,60% keluarga belum berperilaku Kadarzi dan 30,40% keluarga sudah berperilaku Kadarzi. Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan antara pengetahuan suami tentang indikator Kadarzi, sikap suami tentang indikator Kadarzi, pendidikan istri dan aktifitas istri (p < 0,05) dengan perilaku keluarga mandiri sadar gizi (Kadarzi). Kasimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap suami tentang indikator Kadarzi dengan perilaku Kadarzi setelah dikendalikan pendidikan istri dan aktifitas istri.

Background: A nutrition alert family (Kadarzi) can be actualized through family empowerment by improving knowledge and attitude toward nutrition alert behavior. To implement the program of Kadarzi needs a motivator; i.e. a husband as head of the family. The result of Kadarzi mapping at Bandung Municipality in 2005 showed that 57.23% of families were not nutrition alert. Therefore it is necessary to study the relationship between knowledge and attitude and behavior of Kadarzi. Objective: To identify the relationship between knowledge and attitude of husbands and behavior of Kadarzi. Method: The study was observational with cross sectional design using quantitative method. Analysis units were as many as 378 households with husbands and wives as respondents. Location of the study was Bandung Municipality and samples were taken using multi stage cluster technique. Data of knowledge and attitude of husbands on Kadarzi were obtained through observation using check list. Data analysis used univariable and bivariable technique; statistical test used chi square (x2) and multivariable analysis used logistic regression statistical test. Result: Knowledge of husbands on Kadarzi was 63.2% belonged to high category and 36.6% belonged to low category. Attitude of husbands toward Kadarzi was 53.2% belonged to strong category and 46.8% belonged to weak category. As much as 69.60% of families had not practiced Kadarzi and 30.40% had practiced Kadarzi. The result of statistical test showed that there was relationship between knowledge and attitude of husbands and behavior Kadarzi, wives' level of education and activities and behavior of Kadarzi (p<0.05). Conclusion: There was relationship between knowledge and attitude of husbands and behavior Kadarzi and behavior of Kadarzi when control variables of wives' education and activities were included in the analysis.

Kata Kunci : Gizi Keluarga,Pengetahuan dan Sikap Suami,Kadarzi,behavior, Kadarzi, knowledge, attitude, husbands


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.