Laporkan Masalah

Pengaruh pelatihan tenaga gizi Puskesmas terhadap Program Keluarga Sadar Gizi di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur

ISWANDI, Sri Sedono, dr. Endy Parjanto P., SpA(K).,MPH

2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Gizi dan Kesehatan)

Latar belakang: Masalah gizi kurang pada balita merupakan salah satu masalah gizi utama yang masih ada di Indonesia. Tingginya masalah gizi ini ada kemungkinan karena masih banyak keluarga yang belum melaksanakan perilaku sadar gizi, yaitu belum berperilaku gizi seimbang. Untuk mengatasi masalah gizi tersebut pemerintah melakukan strategi antara lain pemberdayaan keluarga di bidang kesehatan dan gizi, dan pemberdayaan petugas. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah pelatihan bagi tenaga gizi di puskesmas. Untuk melihat dampak dari pelatihan ini, perlu dikaji tentang pengaruh pelatihan tenaga gizi puskesmas terhadap pencapaian program Kadarzi. Tujuan: Mengetahui pengaruh pelatihan tenaga gizi puskesmas terhadap pencapaian program Kadarzi di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Metode: Penelitian ini observasional dengan rancangan cross sectional, dilakukan di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Subyek penelitian adalah rumah tangga yang mempunyai anak balita. Jumlah subyek sebanyak 132 rumah tangga, diambil secara cluster. Data yang dikumpulkan meliputi: indikator Kadarzi, program pencapaian Kadarzi, dan data informasi lain melalui wawancara dengan Pimpinan Puskesmas dan kader Posyandu serta penelusuran dokumen tertulis. Hasil: Pelatihan tenaga gizi puskesmas berpengaruh terhadap pencapaian program Kadarzi di Kota Samarinda (OR=6,9; IK 95 % = 1,98 – 23,82). Jika petugas gizi tidak mendapatkan pelatihan yang cukup, maka keluarga di wilayahnya akan berisiko tidak sadar gizi sebesar 6,9 kali. Variabel bebas lain yang berperan dalam pencapaian program Kadarzi adalah pendidikan ibu. Kesimpulan: Ada pengaruh pelatihan tenaga gizi puskesmas terhadap pencapaian program Kadarzi. Tingkat pendidikan ibu merupakan variabel bebas lain yang berpengaruh terhadap tercapainya keluarga sadar gizi di Kota Samarinda.

Background: Undernourishment remains a major malnutrition problem in Indonesia until today. This may happen because there are many families who have not been alert about the importance of balanced nutrition. To solve this problem the government has a strategy of empowering families in health and nutrition sector and empowering nutrition staff. An effort that has been made is conducting training for nutrition staff at the health center. To identify the impact of training it is necessary to evaluate the influence of training for nutrition staff at the health center to the achievement of nutrition alert family program. Objective: To identify the impact of training for nutrition staff at the health center to the achievement of nutrition alert family program at Samarinda Municipality, Province of Kalimantan Timur. Method: The study was observational with cross sectional design at Samarinda Municipality, Province of Kalimantan Timur. Subject of the study were housewives having children under five. There were 132 housewives chosen with cluster sampling technique. Data obtained consisted of nutrition alert family indicator, nutrition alert family achievement program, result of interview with head of the health center and cadres of integrated service post as well as observation of written documents. Result: Training for nutrition staff at the health center influenced the achievement of nutrition alert family program at Samarinda Municipality (OR=6.9; CI 95% = 1.98 - 23.82). If nutrition staff had not got adequate training, the family in the area would have had risk 6.9 times of nutrition inalert. Another independent variable which influenced the achievement of nutrition alert family program was level of education of mothers. Conclusion: Training for nutrition staff at the health center in Samarinda Municipality influenced the achievement of nutrition alert family program. Level of education of mothers was another independent variable which infl,uenced the achievement of nutrition alert family program at Samarinda Municipality.

Kata Kunci : Pelatihan Gizi,Kadarzi,Pendidikan Ibu,nutrition alert family, training on nutrition, education of mothers


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.