Hubungan antara penggunaan alat semprot, masa kerja dan lama kerja terhadap perasaan kelelahan kerja pada petani penyemprot tanaman
SUBUR, I Made, Dr.dr. Lientje Setyawati Maurits, MS.,Sp.Ok
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja (Kesehatan Kerja)Pengantar : Sejak mulai dirintisnya penanaman bibit padi unggul dalam rangka peningkatan produksi beras, petani juga semakin diperhadapkan dengan bermacam-macam permasalahan yang berhubungan dengan kesehatan kerja mulai dari lingkungan kerja, faktor ergonomi, hiperkes dan keselamatan kerja. Tujuan penelitian : adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan alat semprot, masa kerja dan lama kerja terhadap kelelahan kerja pada petani penyemprot tanaman. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian observational dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian meliputi para petani yang menggunakan alat semprot yang melalui kriteria inklusi diperoleh 70 orang responden. Sampel penelitian dikelompokan berdasarkan masa kerja, waktu kerja dan penggunaan jenis alat semprot. Tingkat kelelahan perasaan kerja di ukur dengan menggunakan kuesioner perasaan kelelahan kerja (KAUPK2). Sejumlah data pendukung seperti data umur yang diperoleh dari hasil wawancara. Untuk mengetahui kuatnya hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat digunakan uji analisis regresi dengan (alfa) = 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa rerata masa kerja adalah 23 tahun dan hubungan antara masa kerja dengan perasaan kelelahan kerja yang sangat signifikan (p = 0,00),untuk hasil uji hubungan antara masa kerja dengan perasaan kelelahan memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0,016. Sedangkan hasil uji analisis antara penggunaan alat semprot terhadap perasaan kelelahan kerja memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan nilai (p = 0.00). Untuk keseluruhan petani penyemprot tanaman mengalami perasaan kelelahan kerja dengan kategori tingkat kelelahan berat.
Background: Since the starting of rice plantation with regard of rice production improvement, farmers faced various problems that were related with occupational health such as working environment, ergonomic factor, hiperkes (regional central occupational health and safety) and occupational safety. Objective: This research was aimed to find out the relationship between the utilization of spraying equipment, period of work and length of work toward occupational fatigue in the farmer of plant spraying. Method: This was an observational research that used cross sectional design. The research sample consists of farmers who use spraying equipment through inclusion criteria and it was obtained 70 respondents. The research sample was clustered into length of work, time of work and the utilization of spraying equipment. The level of occupational feeling fatigue was measured by using questionnaire of occupational fatigue feeling (KAUPK2). The supporting data was obtained from data of age that was obtained from interview result. In order to find out the strength of the relationship between independent variable toward dependent variable used regression analysis test. Result: The result of the research showed that the average of length of work was 23 years and there was significant relationship between length of work with the feeling of occupational fatigue (p=0,00). The result of correlation test showed that there was a significant relationship between lengths of work with fatigue feeling with p value = 0,016. On the other hand, the result of relationship analysis test showed that there was a significant relationship between spraying equipment utilization toward the feeling of fatigue with p =0,00. Generally, farmer of plant spraying had severe fatigue feeling.
Kata Kunci : Kesehatan Kerja,Kelelahan Petani,Alat Semprot Tanaman