Perbandingan efek terapi Fenitoin, Karbamazepin dan Asam Valproat sebagai monoterapi pada anak dengan epilepsi general tonik klonik dan epilepsi parsial
NUGROHO, Muchamad Budi, dr. E. Siti Herini, SpAK
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinis (Ilmu Kesehatan Anak)Epilepsi adalah kelainan neurologi yang umum pada anak. Permasalahan pada epilepsi tidak hanya tergantung dari faktor penyakit epilepsinya itu sendiri, tetapi juga akibat dari tatalaksana atau obat yang diberikan. Pemilihan terapi yang tepat sangat penting untuk mendapatkan efek terapi yang optimal dan menghindari efek samping yang tidak diinginkan akibat pemakaian jangka panjang. Fenitoin, karbamazepin maupun valproat merupakan obat anti epilepsi pilihan pertama untuk epilepsi general tonik klonik dan epilepsi parsial. Pemilihan obat pertama sebagai terapi epilepsi masih beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan efek terapi fenitoin, karbamazepin, dan valproat sebagai monoterapi pada anak dengan epilepsi general tonik-klonik maupun epilepsi parsial. Penelitian ini merupakan penelitian observasional retrospektif dengan rancang bangun kohort. Sampel penelitian adalah pasien anak umur 1 bulan sampai dengan 18 tahun dengan epilepsi general tonik klonik dan epilepsi parsial yang kontrol di RS dr Sardjito yang mendapatkan terapi fenitoin, karbamzepin atau valproat selama 2 tahun atau lebih. Besar sampelnya adalah 41. Pasien yang masuk kriteria inklusi dan kriteria eksklusi dianalisis secara retrospektif terhadap lauaran utama lamanya bebas kejang 12 bulan dan luaran sekunder yaitu gagal pengobatan, lamanya kejang terakhir setelah terapi, timbulnya efek samping dan kesembuhan. Luaran tersebut dibandingkan berdasar ketiga kelompok terapi. Dihitung RR 95%CI pada masingmasing variabel pada masing-masing kelompok terapi. Dilakukan survival analysis dengan metode Kaplan-Meier dan Log-rank test. Beda bermakna apabila p< 0.05.
Epilepsy is a general neurological disorder in pediatric community. Problems on epilepsy do not only depend on itself but also on management and drug regimens. Optimal therapy selection is very important to yield optimal therapy effect and to prevent side effect due to longterm therapy. Phenytoin, carbamazepine and valproic are the first line drugs for general tonic clonic and parsial epilepsy. The aim of this study is to determine whether there are any different effects of monotherapy of phenytoin, carbamazepine, and valproic in pediatric general tonic clonic and partial epilepsy. A retrospective cohort study is conducted on children who were between one month until 18 years old and have been diagnosed general tonic clonic or parsial epilepsy and have been given phenytoin, carbamazepine or valproic therapy routinely for more than two years in Sardjito hospital. The sample size are 41 children. The main outcome is time of 12 month remission and the secondary outcome are withdrawal from treatment, time to remission, side effects and cured. Each outcome is analysed to calculate relative risk (RR) with 95%CI and survival analysis with Kaplan-Meier method and log-rank test. The differences of every variable among treatment groups is calculated by Chi square and T test. It is significant if p < 0.05.
Kata Kunci : Epilepsi,Monoterapi,epilepsy, child, monotherapy