Laporkan Masalah

Bagian Harta Warisan bagi Anak Luar Kawin yang Diakui yang Mewaris Bersama-sama Ahli Waris Golongan Satu di Kota Yogyakarta

WIDYAWATI, Anita, Sularto, SH.,CN.,MH

2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pelaksanaan pembagian harta warisan dalam hal adanya anak luar kawin yang diakui yang mewaris bersama-sama ahli waris golongan satu bagi warga Indonesia keturunan Tionghoa masih tetap menggunakan hukum KUH Perdata dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang bersifat normatif yang dilengkapi dengan dua jenis data, yaitu data primer dan data sekunder. Data sekunder diperoleh melalui kajian pustaka dengan cara penelusuran bahan-bahan hukum yang bersifat sekunder, sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Wawancara dilakukan terhadap 5 orang rersponden yaitu anak luar kawin yang diakui dan ahli waris golongan satu dan 3 orang narasumber di kota Yogyakarta. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembagian harta warisan bagi anak luar kawin yang diakui yang mewaris bersama-sama ahli waris golongan satu tidak menggunakan KUH Perdata karena mereka mempunyai cara tersendiri dengan mempertimbangkan prinsip kesepakatan dalam keluarga sedangkan hambatan dalam pelaksanaannya, adanya ahli waris yang tidak mau menerima keberadaan anak luar kawin yang diakui dan adanya perbedaan pendapat dalam menentukan besarnya bagian yang diterima masing-masing ahli waris.

This research was to know if implementations of distributing inheritance’s wealth in existence of out-matrimonial child who have heirs with the group-one joint heirs for Chinese Indonesia still use Civil Law Code and to know restriction in the implementation. It was normative law research equipped by two kinds of data, they were primary and secondary data. Secondary data was obtained through theoretical study by looking for secondary legal materials, while primary data was obtained by interviewing. All data gathered were analyzed qualitatively. Interviews was conducted on 5 people of respondents, they were out-matrimonial children and group one–joint heirs and 3 informants. Result of research showed that implementation of distributing inheritance’s wealth for out-matrimonial child who have heirs with group one-joint heirs did not use Civil Law Code because they had their own way to decide principle of agreement within their family, while restriction in the implementation was the existence of joint heir who did not want to receive presence of out-matrimonial child. And, there was difference of oponion in determining the extent of wealth’s part that each of joint heirs received.

Kata Kunci : Hukum Waris,Anak Luar Kawin,KUHP,part of inheritance’s wealt, out-matrimonial child


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.