Perlindungan Hukum terhadap Hasil Pemuliaan Tanaman Kedelai Slamet di Purwokerto
WATI, Endang Eko, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Hukum Bisnis)Penelitian dengan memilih judul “Perlindungan Hukum Terhadap Hasil Pemuliaan Tanaman Kedelai Slamet Di Purwokerto†dilakukan dengan tujuan mengetahui perlindungan hukum dan kendalanya dalam memberikan perlindungan hukum terhadap hasil pemuliaan tanaman kedelai Slamet. Penelitian ini dilakukan di Purwokerto Jawa Tengah. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dari penelitian pustaka dan penelitian lapangan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk mendapatkan perlindungan hukum maka suatu varietas harus didaftarkan dengan memenuhi persyaratan diantaranya tanaman harus baru, unik/khusus, seragam, stabil dan diberi nama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hasil pemuliaan tanaman kedelai Slamet terhambat dengan adanya syarat kebaharuan sehingga tidak dapat didaftarkan. Varietas unggul tersebut tidak mendapat perlindungan baik dalam UU Paten maupun UU Perlindungan Varietas Tanaman. Kendala dalam perlindungan hukumnya ada beberapa aspek yaitu tidak adanya ketentuan peralihan untuk varietas tanaman terdahulu, sifat dari tanaman itu sendiri, penerimaan masyarakat terhadap bibit varietas, pemulia tanaman dan pengetahuan pegawai.
The objective of the research on Legal Protection of Slamet Soybean Breeding in Purwokerto is to know legal protection and its obstacles on giving maximum law protection on Slamet Soybean breeding. The research is conducted in Purwokerto, Central Java. The sampling method used in this research is purposive sampling technique. The data collecting instruments consist of document study and interview guideline. Data gathered from both library research and field researches are analyzed by qualitative descriptive method. For getting legal protection, a variety of plant must be registered and comply certain requirements of being new, distinct, uniform, stable and labeled. The result of the research shows that the law protection on Slamet soybean is obstructed by the newness, so that it can not be protected whether by Patent Act or The Plant Variety Protection Act. Several obstacles of legal protection are no regulation change to the earlier plant variety, nature of the plant, community acceptance of the plant variety, breeding mechanism and employee knowledge.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum,HaKI,Varietas Tanaman,Kedelai Slamet,Superior Variety of Slamet Soybean, Plant Variety Protection, Intellectual Property Rights