Upaya PT Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap memaksimalkan penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan
DEWI, Rista Indaryati, Harry Supriyono, SH.,MSi
2007 | Tesis | S2 Ilmu HukumPrinsip dasar dari pelaksanaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) adalah mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui instrumen insentif reputasi/citra bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang baik dan instrumen disinsentif reputasi/citra bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang buruk. Sistem peringkat kinerja Proper mencakupi pemeringkatan perusahaan dalam 5 (lima) peringkat warna yang mencerminkan kinerja pengelolaan lingkungan secara keseluruhan, yaitu emas, hijau, biru, merah dan hitam. Pertamina UP IV berhasil memperoleh peringkat Proper Biru di tahun 2005 yang lalu. Dengan bertolak pada pencapaian hasil Proper 2005 tersebut, perusahaan telah meningkatkan kinerjanya dalam pengelolaan lingkungan untuk mencapai peringkat Proper yang lebih baik. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui; (1) upaya yang dilakukan Pertamina UP IV untuk memaksimalkan pencapaian peringkat dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) dan (2) kendala yang dihadapi oleh Pertamina UP IV dalam upayanya memaksimalkan pencapaian peringkat Proper. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pe nelitian hukum empiris, yaitu metode yang berfokus pada upaya Pertamina UP IV dalam memaksimalkan pencapaian peringkat Proper sesuai dengan kewajiban dan persyaratan yang ditetapkan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang lingkungan. Data primer digunakan sebagai data utama yang diperoleh secara langsung melalui kegiatan observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian, maka Penulis menarik kesimpulan; (1) upaya Pertamina UP IV dalam memaksimalkan pencapaian peringkat dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) dilakukan dengan baik yaitu dengan menanggapi dan melaksanakan tindak lanjut yang diberikan oleh Tim Teknis Proper secara intensif, terarah, efektif, dan efisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan yang terkait; melakukan tindakan proaktif; melakukan pengembangan teknologi bersih sebagai upaya pencegahan pencemaran serta pelaksanaan audit lingkungan internal (2) kendala yang dihadapi oleh Pertamina UP IV dalam memaksimalkan pencapaian peringkat Proper adalah terbatasnya dana yang akan digunakan untuk pembiayaan proyek-proyek Proper serta singkatnya waktu yang disediakan oleh Tim Proper untuk menanggapi tindak lanjut dari Tim Teknis Proper.
The basic principle in the implementation of Performance Rating in Environment Management Program (Proper) is encouraging the structuring on the environment management through instruments such as image incentive for company of good environment management performance, and image disincentive for company of poor environment management performance. The Proper performance rating system describing a company’s overall level of environment management performance is represented by five different colours: gold, green, blue, red, and black. In 2005, PT. Pertamina (Limited Liability Company) UP IV Cilacap succeeded in achieving Blue Proper rank. Following the achievement, PT. Pertamina UP IV Cilacap is determined to improve its environment management performance to acquire the higher Proper rank. The research aims to study: (1) PT. Pertamina UP IV Cilacap’s efforts in achieving the optimum Proper rank, and (2) the obstacles following the efforts. The research applies a juridical-empirical method focusing on PT. Pertamina UP IV Cilacap’s efforts in achieving the optimum Proper rank. The research applies empirical legal research method focusing on PT. Pertamina UP IV efforts to achieve the optimum Proper rank which are made under certain constraints stipulated in the pertaining regulation on environment. The research uses primary data for its main source of information, which are obtained from activities such as observation, interview, and library research. The research concludes that: (1) the efforts are properly made, which include giving response to feedback from and follow-up actions recommended by Proper Technical Team intensively, purposively, effectively, and efficiently, which should be in accordance with the related pertaining regulation on environment; conducting proactive actions; developing clean technology to prevent pollution from happening; and carrying out an internal audit, (2) the obstacles include limited fund to finance Proper projects and limited time provided by Proper Team to give response to the recommended follow -up actions.
Kata Kunci : Hukum Lingkungan,Penataan dan Penegakan Hukum,Peringkat Kinerja Perusahaan,e ffort, performance, environment management