Kontroversi keputusan dalam pembangunan menara persatuan dan sarana prasarana MTQ Nasional XXI di Sulawesi tenggara
MAHRUDIN, Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si
2007 | Tesis | S2 Administrasi NegaraPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan masalahmasalah yang menjadi kontroversi, para aktor yang terlibat, dan sumber-sumber kontroversi dalam pembangunan menara persatuann dan sarana prasarana Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) di Sulawesi Tenggara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif. Cara pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kontroversi terjadi karena pemerintah daerah menafikan kondisi perekonomian daerah dalam pembuatan keputusan, dan secara politis tidak melibatkan masyarakat dalam proses perumusan keputusan. Akibatnya terjadi kontroversi antara masyarakat dengan pemerintah. Perbedaan kepentingan ekonomi, politik maupun kultural antara pemerintah propinsi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat serta kontroversi tentang besarnya anggaran, harga tanah dan pemotongan gaji pegawai menyebabkan situasi pro dan kontra dalam proses pembangunan Menara Persatuan dan sarana dan prasarana MTQ. Direkomendasikan perlu melibatkan masyarakat dalam proses pembuatan keputusan serta menerapkan prinsip-prinip good governance dalam pengambilan keputusan.
This research tends to analyze and describe some distirctive problems, any people who are including into, and other distinguishes in establishing the monument of unity and the infrastructures of Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) event in Southeast Sulawesi. Research method which used is qulitative research trough descriptive approach. The result of research displays that controversy has happened because the local government ignored the local economic situation for getting decision, and in general societies did not get involved in getting the decision of politic. Consequently, controversy appears on both societies and government such as : economical issues, the politics and cultures of among provincial government and Non Government Oganisation (NGO), about the total cost, land price, and public servant in terms of their salary, these causes either pro or contradiction in establishing the tower of unity and the infrastructures of MTQ. In this case, it is recommended in order that societies also are included into the making desicion and applied the good governance principals in making decision.
Kata Kunci : Pengambilan Keputusan,Konflik, Controversy, Decision, Development