Laporkan Masalah

Program pemberdayaan perempuan miskin :: Studi kasus Program Pemberdayaan Istri Nelayan di Kecamatan Temon, Kulon progo

SUWARNO, Bayu, Drs. Sukamdi, M.Sc

2007 | Tesis | S2 Magister Studi Kebijakan

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih tingginya permasalahan kemiskinan yang ada dalam perkampungan nelayan dan juga beberapa program yang dilaksanakan belum mencapai hasil yang maksimal, memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa permasalahan kemiskinan dalam perkampungan nelayan menjadi perhatian yang serius dalam pengambilan kebijakan bagi program pemberdayaan.Selain itu juga peran serta istri nelayan dalam meningkatkan taraf ekonomi keluarga sangat besar. Sebagian besar istri nelayan bekerja pada sektor informal dalam penggelolaan hasil tangkapan suami mereka, baik itu di jual ataupun di produksi dalam bentuk hasil olahan ikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif ini akan menghasilkan data yang lebih menyeluruh dan lengkap serta kontekstual dengan perkembangan dan dinamika yang terjadi dilapangan sampai berakhirnya penelitian. Selain itu juga peneliti menggunakan pedekatan analisis data sekunder yang berasal dari Pusat Studi Kebijakan dan Kependudukan. Metode penelitian ini dianggap tepat di dalam upaya memperoleh pemahaman tentang kepentingan subjektif dan tersembunyi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa program pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kulonprogo, belum bisa mengangkat tingkat ekonomi keluarga kearah yang lebi baik. Banyak program yang dijalankan tidak sesuai dengan situasi dan kondisi perempuan dalam rumah tangga nelayan. Selain itu juga program yang diadakan seringkali menjadikan perempuan sebagai pelengkap dalam diskusi saja. Rekomendasi dari penelitian ini adalah memberi pelatihan ketrampilan bagi perempuan dalam rumah tangga nelayan yang sesuai dengan situasi dan kondisi mereka sendiri. Dukungan kebijakan pemerintah Kulonprogo juga harus lebih besar dalam pemberdayaan perempuan. Alokasi anggaran pemerintah sangat diperluarkan, agar program nantinya dapat mengangkat ekonomi keluarga dengan menempatkan perempuan sebagai sasaran pemberdayaan

The backgraund of this research is taken from haow big the problem of poverty in the fisherman vilalages and some programs which cannot reach the maximal results. It gives an obvious description that proverty in the fisherman villages becomes a serious matter to take some policies for empowering programs. Nevertheless, the participation of the fisherman wives in increasing their family income is very important. Most of the fisherman's wives work in informal sectors such as managing their husband's catches, whether the fish are sold directly or made into different from products offish. This research is a qualitative research. Qudlitative research is chosen since it can present the holistic and conplete data and be contextual with the evelopment and dynamic of the real fact. Besides, the researcher uses a secondary data analysis approach gained ftom Study Center of Policy and Demography, The researcher consider that the method is suitable to meet the understanding of subjective and hidden importance. The researcher finds that woman empowering program in Kulonprogo cannot give a well contribution to the family income. Many program are nt appropriate with the woman's situation and condition in the fisherman's householdsB. esides,t he programsc an only involve women as the,discussion listeners. The researcher suggests that it is necessary to give those woman some trainings of life skill to increase their families' income. Therefore, the Kulonprogo government's support of the budget is crucial, The govemment should allocate more accountst o supportt he progams; so that, the progam will be sucpessfiriln increasing the fishennan families; income and placing the woman as the targets of empowering.

Kata Kunci : Program Pemberdayaan Perempuan Miskin,Konsep Kebijakan, woman, poverty


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.