Parameter Klinikopatologis dan Imunohistokimia (HER-2/NEU, Hormonal Reseptor) sebagai faktor prognosis kategori I pasien kanker payudara di Rs. Dr. Sardjito Yogyakarta
MA'RUF, Anang, Dr.dr. Teguh Aryandono, SpB(K).Onk
2007 | Tesis | PPDS I Ilmu BedahLatar Belakang: Kasus kanker payudara di Indonesia menduduki peringkat teratas (18%) pada keganasan wanita. American College of Pathologist (2003) menetapkan bahwa faktor prognosis kategori I kanker payudara meliputi ukuran tumor, status limfonodi regional, stadium, tipe histopatologi, derajat diferensiasi, estrogen-progesteron reseptor dan HER-2/neu, terbukti berperan penting sebagai indikator prognosis dan terapi. Namun di RS. Dr. Sardjito belum menjadi hal yang rutin dilakukan pada setiap pemeriksaan pasien kanker payudara. Dengan mengetahui hubungan antara aspek klinikopatologis, reseptor hormonal dan HER-2/neu (berdasarkan imunohistokimia) terhadap ketahanan hidup pasien kanker payudara, diharapkan faktor prognosis kategori I ini menjadi prosedur rutin di RS. Dr. Sardjito. Bahan dan Cara: Penelitian dilakukan terhadap 113 sampel yang memenuhi syarat penelitian dari 334 pasien kanker payudara operabel di RS. Sardjito, Januari 2003 hingga Juni 2006. Analisis kesintasan dengan menggunakan metode Kaplan-Meier diujikan pada umur, ukuran tumor, status kelenjar limfe, stadium, derajat diferensiasi, riwayat keluarga, estrogen-progesteron reseptor, HER-2/neu yang merupakan variabel independent diuji terhadap angka ketahanan hidup yang merupakan variabel dependent. Juga diteliti hubungan antara ekspresi HER-2/neu terhadap reseptor hormonal dan variabel klinikopatologis. Untuk melihat variabel yang paling berpengaruh, variabel yang signifikan diuji pengaruhnya dengan analisis logistik multivariat Cox Regresi. Hasil: Dari 334 pasien kanker payudara operabel, terdapat 113 sampel yang memenuhi syarat penelitian, didapatkan 6 variabel karakteristik tumor yang berpengaruh terhadap ketahanan hidup pasien kanker payudara, yaitu umur (p = 0,005), stadium (p = 0,001), ukuran tumor (p = 0,039 ), kelenjar limfe aksila (p < 0,001), hormonal reseptor (p = 0,001 ) dan ekspresi HER-2/neu (p = 0,031). Hasil uji analisis Cox Regresi terhadap ketahanan hidup variabel yang paling kuat pengaruhnya adalah umur (p < 0,0001), stadium (0,022) dan ekspresi HER-2/neu (p < 0,0001). Hubungan antara HER-2/neu dengan karakteritik tumor didapatkan 3 variabel yang berhubungan, yaitu stadium klinis ( p = 0,014), status kelenjar limfe (p < 0,001) dan reseptor hormonal (p = 0,026). Hasil uji Multivariat Cox Regresi terhadap ekspresi HER-2/neu variabel yang paling kuat pengaruhnya adalah status kelenjar limfe aksila (p < 0,0001). Kesimpulan: Faktor prognosis tumor yang paling berpengaruh terhadap ketahanan hidup adalah umur, stadium klinis dan ekspresi HER-2/neu. Sedangkan ekspresi HER-2/neu memiliki hubungan signifikan dengan status kelenjar limfe aksila.
Background: The incidence of breast cancer stll high (18%) in the women malignancy. American College of Patologist (2003) have e new important role of first categori prognostic factors in breast cancer, tumor size, regional limph-node, stage, histological type and grading, estrogen-progesteron receptors and HER-2/neu. Until now this is not becoming procedure in breast cancer patients analysis, so we hope this role as a routine procedures to analysis of breast cancer patients in Dr. Sardjito Hospital. Material and Methods: The study underwent in 113 breast cancer patients in Dr.Sardjito hospital, during Januari 2003-Juni 2006. Statistical analisis with Kaplan-Meier methode. Test to age, family history, tumor size, limphonode status, stage, histopathologycal grading, estrogen-progesteron receptors and HER-2/neu which compare for influence of survival. Also we correlate HER-2/neu with influence to hormonal receptors and clinicopathology variable. To define the most influence, significans variabel tested with Cox Regression Multivariant Analysis. Results: Six characteristic variables tumour which are significans to overall survival are age (p = 0,005),clinical stage (p = 0,001), size (p = 0,039 ), aksillary limphonode (p < 0,001), hormonal receptors (p = 0,001 ) dan HER-2/neu expression (p = 0,031). With a multivariate cox regression test, we show that variable most influence to overalll survival are age (p < 0,0001), clinical stage (0,022), HER-2/neu expression (p < 0,0001).. HER- 2/neu expression have a good corelated with clinical stage(p = 0,014), limfonode (p < 0,001) and receptor hormonal (p = 0,026). With cox regression test we show that the most influence HER-2/neu expression are axillary lymphonode. Conclusion: Prognostic factors that have influenced to survival are age, clinical stage HER-2/neu expression and hormonal receptors. HER-2/neu has a good correlated with axillary lymphonode (p < 0,0001).
Kata Kunci : Kanker Payudara,Klinikopatologis,Imunohistokimia,Breast Cancer,HER-2/neu,Hormonal Reseptor,Prognostic Factor, survival