Analisis hubungan antara karakteristik petani lokal dan Program Pemerintah dengan karakteristik Agroindustri Sawit Perdesaan di Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang
SITAKAR, Binti Ma'niyah, Prof.Dr. Yeremias T. Keban, SU.,MURP
2007 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahKebijakan pengembangan agroindustri perdesaan merupakan prioritas pembangunan nasional di bidang pertanian karena dianggap penting sebab keberadaan agroindustri mampu meningkatkan pendapatan pelaku agrobisnis, mampu menyerap tenaga kerja, mampu meningkatkan perolehan devisa dan mampu mendorong munculnya industri lain di perdesaan. Padahal salah satu strategi pengembangan agroindustri di perdesaan sesuai dengan tujuan pengembangannya adalah dengan melibatkan petani lokal sebagai salah satu penyedia bahan baku agroindustri yang ada di perdesaan. Berbagai literatur telah menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap karakteristik agroindustri perdesaan, namun belum banyak studi yang membahas bagaimana derajat peranan karakteristik petani lokal dan program pemerintah terhadap karakteristik agroindustri sawit di perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan karakteristik petani sawit lokal dan inisiatifnya serta program pemerintah dengan karakteristik groindustri sawit perdesaan. Daerah penelitian adalah Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Lokasi ini dipilih karena banyak dijumpai petani lokal. Pada tahun 2005 Kecamatan STM Hilir juga merupakan kecamatan yang memiliki produktivitas sawit tertinggi oleh perkebunan rakyat bila dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Deli Serdang, yaitu ± 48.000 ton. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan uji test fisher exact test dan didukung oleh metode kualitatif dengan maksud untuk mendukung datadata kuantitatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat dijelaskan bahwa tidak seluruhnya variabel-variabel karakteristik petani lokal dan inisiatifnya memiliki hubungan dengan variabel-variabel karakteristik agroindustri perdesaan. Demikian juga antara program pemerintah dengan karakteristik agroindustri perdesaan juga tidak seluruhnya memiliki hubungan. Hubungan antara karakteristik petani lokal dan inisiatifnya dengan karakteristik agroindustri sawit perdesaan memiliki pola yang searah sedangkan hubungan antara program pemerintah dengan karakteristik agroindustri sawit perdesaan memiliki pola yang tidak searah ini mengindikasikan program pemerintah belum memberikan hasil yang optimal.
The policy to develop rural agroindustry has become national priority as it is believed to be a good strategy to improve local people income, absorb labor, drive emergence of other industries in rural area and finally it is expected to increase the value of our country export. Many literature have described factors that determine the development of this sector but still relative limited in describing the degree of roler peasant and the government program as well to the sector’s development. While one of the fundamental strategy to develop this sector to involve of local peasant as raw material supplier for agroindustry in rural area. This research aimed to describe the relationship between the characteristic of local oil palm peasants and their initiative, as well as government programs with characteristic of rural oil palm agroindustry in District of STM Hilir. The method used in this research was quantitative analysis using fisher exact test and supported by qualitative method to support quantitative data. The results of the research indicated that not all variables studied had relationship to each other, namely, between characteristic of local oil palm peasants and their initiative with characteristic of rural oil palm agroindustry, likewise between government programs with characteristic of rural oil palm agroindustry. The relationship between characteristic of local oil palm peasants and their initiative with characteristic of rural oil palm agroindustry had one direction proportion, not like the relationship between the government program with characteristic of rural oil palm agroindustry, it had different direction proportion. It indicated that in general government programs have not reached the established targets yet.
Kata Kunci : Agro Industri Pedesaan,Program Pemerintah, agroindustry, characteristic of local oil palm peasants and their initiative, government programs, characteristic of rural oil palm agroindustry