Laporkan Masalah

Pengaruh faktor perasaan kebersamaan persepsian, motivasi dan peran kepemimpinan persepsian ketua kelompok terhadap keberhasilan usaha perikanan

ASTIKA P., A.A. Ayu Laksmidewi Tri, Djamaludin Ancok, Prof.Dr.,MA

2007 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor perasaan kebersamaan persepsian, motivasi dan peran kepemimpinan persepsian ketua kelompok berpengaruh terhadap keberhasilan usaha kelompok perikanan dalam kemitraan dengan PT Aquafarm Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 responden yang dipilih melalui sampel acak sederhana Untuk menganalisis hubungan antara faktor perasaan kebersamaan , motivasi dan peran kepemimpinan ketua kelompok dengan keberhasilan usaha kelompok, digunakan dengan analisis diskriminan 2 kategori. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa secara bersama-sama variabel perasaan kebersamaan, motivasi dan peran kepemimpinan ketua kelompok memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan usaha kelompok perikanan. Variabel perasaan kebersamaan memiliki nilai loading factor structure matrix sebesar 0,943 sementara untuk variabel motivasi nilainya 0,805 dan untuk variabel kepemimpinan nilainya 0,491. Nilai Wilk’s Lambda sebesar 0,549 dengan chi-square sebesar 27,879 dan derajat bebas 3 dengan tingkat kepecayaan 100% menunjukkan bahwa rata-rata grup (kelompok) berbeda secara signifikan sehingga fungsi diskriminan benar-benar menentukan pengelompokan ke dalam 2 kategori keberhasilan. Nilai eigenvalue sebesar 0,821 dan nilai korelasi kanonikal sebesar 0,672 menunjukkan bahwa fungsi diskriminan baik. Nilai koefisien standar kanonikal untuk variabel perasaan kebersamaan sebesar 0,704, variabel motivasi 0,381 dan variabel kepemimpinan 0,061, berarti bahwa variabel kekompakan memberikan kontribusi paling besar bagi keberhasilan kelompok. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa faktor perasaan kebersamaan memberikan kontribusi paling besar atau berperan paling penting dalam menentukan keberhasilan usaha perikanan, disusul faktor motivasi dan faktor peran kepemimpinan ketua kelompok.

The objective of this research is to know whether cohesiveness, motivation and leadership role of chief group have an effect to determine the success of fish culturist business, especially in partnership between Sleman fish culturist with PT Aquafarm Nusantara. This research used the descriptive method and the sample used 50 persons who were selected by simple random sampling model. To analyze the relations hip among cohesiveness, motivation and leadership role with success of fish culturist business was used two-group discriminant analysis. The data showed that in cohesiveness variabel, the value of loading factor structure matrix was 0.943, while in motivation variabel was 0.805 and in leadership role variabel was 0.491. The Wilk’s Lambda’s value of 0.549 with chi-square 27.879 and 3 degrees of freedom in 100% level of confidence indicated that group means was significantly different so the discriminant function was correctly classified into two group of success. The eigenvalue of 0.821 and the value of canonical correlation 0.672 showed that discriminant was in good function. The standardized canonical coefficient function for cohesiveness variabel was 0.704, for motivation variabel was 0.381 and for leadership role was 0.061 indicated that cohesiveness variabel has the highest role in determining the success of fishculturist business. Result of this research indicated that cohesiveness has significant effect or has the most imporant role to determine the success of fish culturist business.

Kata Kunci : Usaha Perikanan,Motivasi dan Kepemimpinan, group of fishculturist, cohesiveness, motivation, leadership, two group discriminant analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.