Analisis kinerja keuangan pasar-pasar milik Pemerintah Kabupaten Sleman
CAHYOTO, Irwan Taufik Ritonga, SE.,M.Bus
2007 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini berfokus pada permasalahan tentang bagaimana kinerja keuangan pasar-pasar milik Pemerintah Kabupaten Sleman ditinjau dari aspek efisiensi dan efektivitas. Setelah dianalisis dari aspek efisiensi dan efektivitas kemudian diperingkat sehingga diketahui bagaimana peringkat kinerja keuangan pasar-pasar milik Pemerintah Kabupaten Sleman. Selanjutnya untuk meningkatkan kinerja pasarpasar tersebut diperlukan suatu strategi. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Khususnya data sekunder, data yang digunakan adalah data dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2006. Variabel data yang diperlukan adalah data potensi, anggaran pendapatan/ target, realisasi pendapatan, data tarif retribusi, biaya pungut. Alat analisis yang digunakan adalah efisiensi dan efektivitas pengelolaan retribusi pasar Dari hasil penelitian diketahui bahwa kinerja keuangan dari 14 kelompok pasar milik Pemerintah diketahui pada tahun 2004 tingkat efisiensi 0,23 sampai dengan 0,90, pada tahun 2005 tingkat efisiensi 0,32 sampai dengan 0,77 dan tahun 2006 tingkat efisiensi 0,37 sampai dengan 0,108. Ditinjau dari aspek efektivitas maka tahun 2004 tingkat efektivitas antara 78,91 % sampai dengan 42,78 %, tahun 2005 tingkat efektivitas 84,36 % sampai dengan 47,80 %, tahun 2006 tingkat efektivitas antara 86,36 % sampai dengan 39,70. Tingkat efektivitas yang dicapai pada tingkat cukup efektif, kurang efektif dan tidak efektif. Pengelolaan pasar yang efisien dan efektif disebakan potensi yang ada lebih dapat direalisasikan dalam pendapatan. Efisiensi biaya yang dikeluarkan dapat lebih ditekan atau adanya penambahan biaya diimbangi penambahan pendapatan. Yang tidak efisien sebaliknya. Berdasarkan hasil pemeringkatan, ditinjau dari efisiensi dan efektivitas hanya satu kelompok pasar yaitu pasar Godean yang mempunyai kinerja cukup baik, indikatornya selama tiga tahun dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2006 secara umum cukup efisien dan cukup efektif, setiap tahunnya selalu masuk dalam peringkat 1 sampai dengan 3. Dengan demikian pasar Godean ke depan dapat dijadikan pasar yang mandiri dalam pengelolaan keuangan.
This study focuses on the problem about how the financial performance of Government’s market in Sleman viewed from the perspective of efficiency and affectivity. After being analyzed in the efficiency and affectivity perspective, then the market are ranked in order to be known their performance. The data used is primary and secondary ones, in particular, the secondary data. The data used are those from 2004 up to 2006. The data variables needed are potential data, income budget, income realization, data of toll tariff, and collected cost. The analysis instrument used is the efficiency and affectivity of market toll management. From the result of study, it is known that the financial performance from 14 groups of Government’s market, their efficiency level in 2004 was 0.23 – 0.90; in 2005 was 0.32 – 0.77; and in 2006 was 0.37 – 0.108. From the perspective of affectivity, in 2004 was 78,91 % - 42.78 %; in 2005 was 84.36 % - 47.80 %; and in 2006 was 86.36 % - 39.70 %. The level of affectivity reached is in the level of effective enough, less effective, and non effective. The efficiency and affectivity of market management can be reached because the potential income used in a proper expenditure. There is a balance between revenue and expenditure. Based on the rank result and viewed form efficiency and affectivity perspective, there is only a group of market with a good performance the is Godean market. In general, from 2004 – 2006, its indicator was efficient and effective enough, even, every year, it was the position between rank 1 – 3. Hence, in the next time, Godean market can be proposed as an independent market in financial management.
Kata Kunci : Kinerja Keuangan,Pasar,Retribusi Pasar, Market financial performance : efficiency and affectivity, rank and strategy