Laporkan Masalah

Analisis pengaruh risiko nilai tukar rupiah (Tujuh mata uang asing) terhadap Return Saham pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta periode 2001-2005

SARI, Fira Danika, Hardo Basuki, Dr.,M.Soc.Sc

2007 | Tesis | Magister Manajemen

Studi ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh risiko nilai tukar Rupiah, yang sejak tahun 1997 lalu melemah dan cenderung fluktuatif terhadap return saham perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada periode 2001 – 2005. Analisis nilai tukar rupiah dilakukan terhadap tujuh mata uang asing dari negara mitra dagang utama Indonesia yaitu, Dollar Amerika Serikat, Yen, Euro, Real, Ringgit, Dollar Hongkong dan Dollar Singapura. Penelitian ini menggunakan alat regresi linier berganda terhadap variabel bebas Real Effective Exchange Rate (REER) Rupiah terhadap tujuh mata uang asing dan variabel tak bebas Cumulative Abnormal Return (CAR) perusahaanperusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada periode 2001 – 2005. Selain itu, digunakan variabel Total Hutang perusahaan-perusahaan manufaktur tersebut sebagai variabel kontrol yang mempunyai explanatory power atas variabel bebas dan variabel tak bebas dalam penelitian. Hasil analisis yang dilakukan da lam penelitian ini adalah risiko nilai tukar Rupiah terhadap tujuh mata uang asing mitra dagang utama Indonesia tersebut tidak berpengaruh signifikan pada return saham perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada periode 2001 – 2005. Hal ini dapat terjadi disebabkan kondisi pasar modal Indonesia yang tidak efisien karena masih banyak aksi goreng saham dan ketidakmerataan distribusi informasi di antara para pelaku pasar modal, menurunnya nilai investasi asing di Indonesia paska krisis moneter tahun 1997 lalu sehingga mengurangi potensi perusahaan-perusahaan manufaktur di Indonesia untuk memperoleh pinjaman luar negeri dalam bentuk valuta asing dan juga banyaknya perusahaan-perusahaan berskala internasional yang bangkrut pas ka krisis moneter tahun 1997 lalu

This study planned to examine the effect of Rupiah exchange rate that depreciated and fluctuated since 1997 on manufacture’s stock return that listed in Jakarta Stock Exchange on 2001 until 2005. This analysis conducted to Rupiah’s exchange rate on seven trading partner’s currencies, that are US Dollar, Yen, Euro, Real, Ringgit, Hongkong Dollar and Singapore Dollar. This research use multiple linier regression analysis to analyze Real Effective Exchange Rate (REER) Rupiah on seven trading partner’s currencies as independent variable and Cumulative Abnormal Return (CAR) of manufactures that listed in Jakarta Stock Exchange on 2001 until 2005. Total debt of the manufactures used as control variable that has explanatory power on independent variable and dependent variable. This research found that Rupiah’s exchange rate exposure on seven trading partner’s currencies has no effect on manufactures’ stock return that listed in Jakarta Stock Exchange on 2001 until 2005. This because of Indonesian capital market condition which is not efficient. There are many tricks to get fantastic return and also the unfair information distribution among the traders. Beside that, foreign direct investment that decrease since 1997 ago made manufactures in Indonesian had no chance to get loan and there are many multinational company in Indonesia got bankrupt after monetary crisis 1997 ago.

Kata Kunci : Return Saham,Nilai Tukar Rupiah, Exchange rate exposure, Stock return, Manufacture, Foreign exchange rate


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.