Analisis optimalisasi retribusi pasar di Kabupaten Sleman
WAHYUNI, RR. Yun, Slamet Sugiri, Prof.Dr.,MBA
2007 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sleman dengan tujuan utama adalah untuk mengetahui pertumbuhan retribus i pasar, kontribusi terhadap retribusi daerah dan PAD, efektivitas, efisiensi, proyeksi tiga tahun ke depan yaitu tahun 2006 - 2008 dan potensi penerimaan retribusi pasar tahun 2005. Data yang digunakan adalah data sekunder periode waktu tahun anggaran 2001–2005 yang diperoleh dari Kantor Pengelolaan Pasar Daerah dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah Kabupaten Sleman. Hasil analisis dapat disimpulkan : 1. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pertumbuhan penerimaan Retribusi pasar secara nominal selalu mengalami peningkatan. Namun untuk tingkat pertumbuhannya fluktuatif mengalami kenaikan dan penurunan dengan rata-rata tingkat pertumbuhan sebesar 23,22 persen per tahun. Kontribusi/share penerimaan retribusi pasar terhadap retribusi daerah selama tahun 2001 – 2005 rata-rata sebesar 10,14 persen, sedangkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah adalah sebesar 3,09 persen. 2. Dari hasil analisis efektivitas penerimaan retribusi pasar di Kabupaten Sleman tahun 2001 -2005 menunjukkan pencapaian penerimaan retribusi pasar sangat efektif. Efisiensi pemungutan retribusi pasar dari hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pemungutan retribusi pasar rata-rata 40,2 persen per tahun. Berdasarkan standar kriteria penerimaan retribusi pasar di Kabupaten Sleman tergolong sangat efisien. 3. penerimaan retribusi pasar dengan menggunakan metode jumlah kuadrat terkecil (Trend Least Square Method) di Kabupaten Sleman Hasil proyeksi realisasi penerimaan retribusi pasar di Kabupaten Sleman pada tahun 2006 adalah sebesar Rp 2.605.168.087,5 dan proyeksi tahun 2007 sebesar Rp 2.944.604.316 serta proyeksi tahun 2008 sebesar Rp 3.284.040.544,5. 4. Dari hasil analisis penghitungan potensi penerimaan retribusi pasar di Kabupaten Sleman menunjukkan bahwa potensi penerimaan retribusi pasar di Kabupaten Sleman tahun 2005 adalah sebesar Rp 3.823.273.400 atau hanya sebesar 61,3 persen dari potensi yang ada.
The study was brought about in Sleman Regency with the main purpose to ascertain the growth of market tax, contribution to local tax and PAD ( original local income), effectiveness, efficiency, outlook for 3 years to come (2006-2008) and potential income from market tax in 2005. Secondary data of 2001-2005 budgeting period obtained from Local Market Administration Office and Local Burean of Financial and Treasure Management of Sleman Regency. Result of analysis concludes that : 1. Calculation result indicates that growth of income from market tax always increases in number. The growth is, however, fluctuative in nature with growth rate of 23.22 percent per year. The average share of income from market tax in the local tax in 2001-2005 was 10.14 percent and in original local income was 3.09 percent. 2. The result of effectiveness analysis of income from market tax in Sleman Regency in 2001-2005 indicates that market tax income was very effective. Efficiency of market tax collection in the analysis result indicates that average collection rate of market tax is 40.2 percent per year. According to the standard criteria market tax income in Sleman Regency is very efficient. 3. Calculation of market tax income using theTrend Least Square Method in Sleman Regency shows the projected realization of market tax income of Sleman Regency in 2006 of Rp.2,605,168,087.5, while 2007 projection is of Rp.2,944,604,316 and 2008 of Rp.3,284,040,544.4 4. Analysis result indicates that calculation of market tax income potential of Sleman Regency in 2005 was of Rp.3,823,273,400 or only of 61,3 percent of available potential.
Kata Kunci : Retribusi Pasar,Optimalisasi, Market Tax, Growth, Share, Efficiency, Effectiveness, Projection, Potential.