Persepsi para ahli teknik terhadap kualitas kehidupan pekerjaan dan komitmen organisasi :: Studi pada tenaga ahli perusahaan di daerah Jawa Tengah bagian selatan tahun 2006
MAGHFUR, Moh. Ali, Wakhid Slamet Ciptono, Drs.,MBA.,MPM
2006 | Tesis | Magister ManajemenPersepsi para ahli teknik terhadap kualitas kehidupan pekerjaan dan komitmen organisasi, studi pada tenaga ahli perusahaan di daerah Jawa Tengah bagian selatan tahun 2006 adalah kegiatan penelitian sebagai suatu bentuk dari penelitian komitmen perilaku/attitudinal maupun kebiasaan/ behavioral. Kualitas kehidupan pekerjaan (QWL) dan komitmen organisasi disusun atas serangkaian fakor yang diprediksi dapat mewakili seluruh kemungkinan ungkapan perilaku. Kuesioner sejumlah 74 set diperoleh dari para responden digunakan dalam analisis statistik untuk mendapatkan nilai prosentase masing-masing sebagai kontribusi dari setiap faktor QWL terhadap komitmen organisasi. Ukuran QWL disarikan menjadi tujuh faktor: pertumbuhan dan perkembangan, partisipasi, lingkungan, supervisi, gaji dan tunjangan, hubungan sosial, dan integrasi diambil dari model komponen Zin (2004) yang mendasarkan pada konsep Walton. Zin (2004) juga mengadopsi tiga model komponen dan ukuran komitmen organisasi yang populer dikembangkan oleh Allen dan Meyer (1990). Hasil dari analisis regresi menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan, dan partisipasi, yang signifikan mewakili persepsi komitmen organisasi. Implikasi dan saran baik dalam tindakan manajerial maupun penelitian yang akan datang dibahas pada bagian akhir laporan penelitian ini.
Perception of professional engineers toward quality of worklife (QWL) and organizational commitment, a study on professional engineers in private companies at south of central java year 2006 were research activity as a form of attitudinal or behavioral commitment researches. QWL and organizational commitment were arranged from a series factors which predicted could representing all expression possibilities. A total of 74 questionnaire got from respondents were used on statistical analysis to overcome percentage value of each QWL factor as a contribution toward organizational commitment. QWL measurement was filtered become seven factors: growth and development, participation, environment, supervision, pay and benefit, social relationship, and integration taken from Zin’s (2004) component model which based on Walton’s theory. Zin (2004) also adopt the three-component model and measure of organizational commitment which popular developed by Allen and Meyer (1990). Results of regression indicating growth and development, and participation, were significant in explaining organizational commitment perception. Implication and suggestion on managerial aspect or future research also discussed at the end of this report.
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Komitmen Organisasi,Kualitas Kehidupan, Quality of life (QL), Quality of worklife (QWL), Organizational commitment