Peran dana penguatan modal dalam meningkatkan pendapatan usaha anggota kelompok pembudidaya ikan lele :: Studi kasus di Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman
MUSTHOLIHAH, Siti, Irwan Taufik Ritonga, SE.,M.Bus
2007 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan antara pendapatan usaha anggota kelompok pembudidaya ikan lele sesudah menerima dan sebelum menerima dana penguatan modal, dan mengidentifikasi pengaruh dana penguatan modal, modal sendiri, luas lahan, tenaga kerja, dan pengalaman usaha terhadap pendapatan usaha anggota kelompok pembudidaya ikan lele. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner dan wawancara langsung dengan responden, dan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Sleman. Metode pengambilan sampel secara sengaja (purposive sampling) yaitu diambil sebanyak 35 anggota kelompok pembudidaya ikan lele di Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda dua sampel berpasangan (t-paired) dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis uji beda dua sampel berpasangan menunjukkan bahwa secara statistik pendapatan usaha anggota kelompok pembudidaya ikan lele sesudah menerima dana penguatan modal lebih besar dibandingkan sebelum menerima dana penguatan modal. Uji ini menghasilkan nilai thitung sebesar 3,392 pada level signifikan α = 0,002. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara individual faktor dana penguatan modal, modal sendiri, dan luas lahan berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usaha. Sedangkan faktor tenaga kerja dan pengalaman usaha tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usaha sampai pada derajat kepercayaan 90%. Faktor dana penguatan modal, modal sendiri, luas lahan, tenaga kerja, dan pengalaman usaha secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usaha pada derajat kepercayaan 99%.
The objectives of this research are to identify the difference between the operating income of lele (catfish) fish culturist before and after accepting the fund of reinforcement capital, and to identify the influences of fund reinforcement capital, owner’s equity, wide of fish culture area, labor, and experience in business of fish culturist to the operating income of catfish fish culturist. Data which used in this research is primary data of direct interview and questionnaire of the fish culturist, and secondary data of Agriculture and Forestry Office of Sleman Regency. This research used quantitative method and sample used 35 persons of lele (catfish) fish culturist in District of Moyudan of Sleman Regency. The samples were selected by purposive sampling and this research used t-paired and double linear regression analysis. The result of t-paired analysis indicated by statistic that operating income of lele (catfish) fish culturist on accept fund reinforcement of capital is bigger compared to before accepting fund reinforcement of capital. This test yield the value of t statistic is equal to 3.392 with significance level of α = 0.002. The result of double linear regression analysis showed that by individual factor fund reinforcement of capital, owner’s equity, and wide of fish culture area have significant influences to operating income. The factors of labor and experience in business of fish culturist not significantly influence the operating income. By together, fund reinforcement of capital, owner’s equity, wide of fish culture area, labor, and experience of business have a significant effect on operating income in 99% level of confidence.
Kata Kunci : Modal,Pendapatan Usaha, fund reinforcement of capital, lele (catfish) fish culturist, operating income, t-paired, double linear regression analysis