Laporkan Masalah

Analisis pertumbuhan ekonomi, kebutuhan investasi dan penyerapan tenaga kerja di Kota Pekanbaru, 2001-2005

SURYA, Rahmadi Eka, Prof. A. Budi Purnomo Br., MA

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Permasalahan tentang ketenagakerjaan menjadi masalah yang pokok dan urgen di beberapa daerah. Demikian juga di Kota Pekanbaru yang dapat dilihat dari kurangnya kesempatan kerja dan tingginya angka pengangguran. Kesempatan kerja dipengaruhi oleh laju pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh adanya akumulasi kapital. Landasan teori yang memperkuat argumen ini adalah model pertumbuhan Harrod-Domar yang menganggap bahwa pembentukan modal merupakan kunci bagi pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan PDRB dan memprediksi pertumbuhan ekonomi, kebutuhan investasi dan tambahan tenaga kerja yang dibutuhkan di Kota Pekanbaru pada tahun 2006-2010. Alat analisis yang digunakan adalah trend linear dengan metode kuadrat terkecil (least square method) untuk mengetahui proyeksi PDRB, Analisis Incremental Capital Output Ratio (ICOR) untuk mengetahui kebutuhan investasi serta rasio modal-tenaga kerja (capital output ratio) dan Incremental Labour Output Ratio (ILOR) untuk mengetahui penyerapan tenaga kerja pada tahun 2006-2010. Dari hasil analisis proyeksi PDRB tahun 2006-2010 mengalami peningkatan. Nilai ICOR rata-rata adalah sebesar 7,44 artinya untuk menghasilkan PDRB sebesar Rp1.000,00 dibutuhkan tambahan kapital sebesar Rp7.440,00. Rasio modal-tenaga kerja di Kota Pekanbaru adalah sebesar 1.527.357.593 artinya setiap pekerja pada tahun 2001-2005 menggunakan modal sebesar Rp1.527.357.593,00 per tahun. Berdasarkan rasio modal-tenaga kerja, semakin besar investasi maka diproyeksikan penyerapan tenaga kerja semakin banyak. Dengan satuan PDRB dalam jutaan, nilai ILOR rata-rata adalah sebesar 0,88 artinya untuk meningkatkan PDRB sebesar Rp1.000.000,00 dibutuhkan tambahan tenaga kerja sebanyak 88 orang. Semakin kecil ICOR berarti investasi makin sedikit. Untuk memperkecil nilai ICOR maka disarankan untuk memangkas biaya-biaya yang tidak perlu terutama dalam hal perijinan. Prediksi jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan tergantung pada nilai ILOR. Nilai ILOR yang tinggi maka tenaga kerja yang dibutuhkan semakin banyak, sedangkan nilai ILOR yang rendah maka jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan semakin sedikit.

Problems of employment becomes the fundamental problem and urgen in some region. And so do in Pekanbaru City which can be seen from lack of opportunity work and high of unemployment number. Opportunity work influenced by growth rate of economics pushed by existence of accumulation capital. The theory strengthening this argument is model of growth Harrod-Domar assuming that capital forming represent the key for economic growth. This research aim to know the projection of GDP and economic growth, requirement of investment and requirement of labour addition in Pekanbaru City in the year 2006-2010. Analysis tools that used are trend linear with the least square method to know the projection of PDRB, Incremental Capital Output Ratio (ICOR) analysis to know requirement of investment and also capital labor ratio and Incremental Labour Output Ratio (ILOR) analysis to know requirement of the labor addition in the year 2006-2010. From the result of analysis, the projection of GDP year 2006-2010 increasing. Value of ICOR mean is 7,44 meaning to yield the GDP equal to Rp1,000.00 required capital addition equal to Rp7.440,00. Capital labor ratio in Pekanbaru City is equal to 1.527.357.593 its meaning every one employee in the year 2001-2005 using capital equal to Rp1.527.357.593 . With set of GDP in millions of, value of ILOR mean is equal to 0,88 its meaning to increase GDP equal to Rp100,000,000.00 required a labour addition equal to 88 person. Smaller ICOR mean the investment is efficient. To minimize the value ICOR suggested to clip the costs which no needed especially in the case of licensing. The prediction of total labor depends on ILOR value. The high ILOR value it means required a total labor to increase, for the low of ILOR value it means required a total labor not to increase.

Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi,Investasi,Tenaga Kerja, economic growth, investment, employment absorbtion


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.