Laporkan Masalah

Perbandingan pengaruh jarak langsung dan jarak rute pada prediksi model nilai tanah perkotaan di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau tahun 2006

PRASETYO, Budi, Prof. Iswardono S. Permono, Ph.D

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Tanah merupakan sumber daya alam yang sangat vital bagi kehidupan manusia, karena dapat digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan hidup. Peningkatan permintaan tanah dan persediaan tanah yang relatif tetap, menyebabkan meningkatnya nilai tanah. Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai tanah adalah faktor lokasi. Faktor lokasi biasanya dikaitkan dengan jarak suatu bidang tanah ke pusat kota, pusat bisnis, subpusat bisnis dan kedekatan dengan transportasi umum misalnya pelabuhan dan bandara tergantung karakteristik daerahnya. Pengukuran jarak dapat dilakukan dengan dua cara yaitu jarak langsung dan jarak rute dengan bantuan peta jaringan jalan. Tujuan utama penelitian ini adalah membandingkan model nilai tanah yang dibentuk dengan jarak langsung dan jarak rute, di samping itu penelitian juga bertujuan menentukan prediksi model nilai tanah di Kota Batam. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data silang tempat, sebanyak 58 sampel, yang tersebar pada 29 kelurahan, 5 kecamatan di Kota Batam pada periode Januari-Nopember 2006. Data jarak langsung dan jarak rute didapat dengan pengukuran jarak pada peta digital dengan menggunakan perangkat lunak MapInfo Professional. Metode analisis data yang digunakan analisis regresi linier berganda dengan kuadrat terkecil biasa (OLS). Empat model alternatif yang digunakan yaitu, model linier, model lin-log, model log-lin dan model log-log. Pengujian model dilakukan dengan uji kriteria ekonomi, uji kriteria statistik dan uji kriteria ekonometri. Analisis kinerja model dilakukan dengan melihat nilai 2R= koefisien determinasi, 2R = adjusted 2R, akar rata-rata kesalahan kuadrat (), rata-rata persentase kesalahan mutlak (RMSEMAPE) dan rata-rata kesalahan mutlak (MAE). Dari penelitian menunjukkan bahwa model yang lolos uji adalah model lin-log. Semua variabel jarak dari model dengan jarak rute signifikan, namun hanya dua dari lima varibel jarak pada model dengan jarak langsung yang signifikan dan mempengaruhi nilai tanah yaitu jarak ke pusat kota (JPK) dan jarak ke sub pusat bisnis terdekat (JSCBD). Tingkat akurasi dan kinerja model dengan jarak rute lebih unggul dibandingkan dengan model dengan jarak langsung, ini terlihat dari lebih tingginya nilai 2R dan 2R serta lebih rendahnya nilai , RMSEMAPE dan MAE.

The most important natural resource for human life is land, because it can be used to fulfill all life needs. The increase of land demands and the relatively constant land supply cause the increase of land values. One of the most important factors influencing land value is location. The location factor is commonly related to the distance between the land parcel with city center, central business district, sub central business district dan access to public transportation like harbor and airport depend on area characteristic. Measuring the distance can be done by two ways, there are straight line distance (euclidean distance) and route distance (manhattan distance) on a road network map. The main aim of this research campares land value model made by using straight line distance and route distance, beside to determine predictive land value model in Batam City. The data used in this research were cross section data covering 58 samples, which spread across 29 villages, 5 Sub district in Batam City for January-November 2006. Distance data, straight line distance and route distance were measured on a digital map using by MapInfo Professional software. The data analysis method was multiple linear regression analysis using Ordinary Least Square (OLS). Four alternatives model were applied, i.e. : linear model, lin-log model, log-lin model, and Log-log model. The chosen statistical test models include economy criteria testing, statistical criteria testing and econometric criteria testing. Model performance analysis with see value of 2R = coefficient of determination, 2R = adjusted coefficient of determination,= Root Mean Squares Error, RMSEMAPE= Mean Absolute Percentage Error and MAE= Mean Absolute Error. The research showed that the best model was lin-log model. All of distance variables from model with route distance are significant but only two from five distance variables at model with straight line distance, significant and influenced on land value were distance to city center (JPK) and distance nearby local business center (JSCBD). Level of accuracy and performance of model with route distance more superior than model with straight line distance, its see at higher 2R and 2R too see at lower , RMSEMAPE and MAE.

Kata Kunci : Nilai Tanah,Tanah Perkotaan,Jarak Langsung dan Rute, comparison, straight line distance, route distance, land value model


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.