Laporkan Masalah

Analisis penilaian kewajaran anggaran belanja langsung :: Studi kasus Kantor Kas Daerah, Kantor Pelayanan Administrasi Perijinan dan Kantor Koperasi dan Usaha Kecil menengah di Kabupaten Purworejo 2006-2007

WITARSENO, Tri Fasiata Mounty, Sri Handaru Yuliati, MBA

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini untuk menganalisis kewajaran anggaran belanja langsung eks belanja administrasi umum yang semula tidak dituntut output sekarang dituntut output karena adanya perubahan peraturan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini dilakukan pada Kantor Kas Daerah, Kantor Pelayanan Administrasi Perijinan dan Kantor Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriftif. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Data sekunder berasal dari Ringkasan Perhitungan APBD tahun 2004-2006, Ringkasan APBD Tahun 2007, DASK Tahun 2006, RKA-SKPD Tahun 2007, Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi ketiga kantor yang diteliti. Data primer diambil dari hasil kuesioner responden yang terpilih (purposive sampling) sehingga relevan dengan yang dikehendaki peneliti. Selain itu juga dilakukan diskusi terarah dan intensif dengan orang-orang kunci untuk menentukan secara tepat kebutuhan barang kantor sehingga range kebutuhan belanja dengan menggunakan metode pendekatan analisis standar belanja tepat dan dapat dijadikan alat untuk menilai kewajaran anggaran belanja langsung tahun sebelumnya dan atau yang sedang berjalan. Penelitian ini menemukan rata-rata anggaran belanja langsung untuk mendukung pelayanan administrasi perkantoran ketiga kantor untuk tahun 2006 belum dapat dinilai wajar karena underfinancing. Tahun 2007 ada satu kantor mengalami overfinancing sehingga belum dapat dinilai wajar namun secara ratarata ketiga kantor tersebut anggaran belanja langsung dinilai wajar.

This research aim is to analyse the equity of direct spending which is exgeneral administration budget, now demand output which in the earlier are not, cause by changing of the regulation in the regional financial management. This research field at the regional cash official, administration licensing service office and the middle-high bussines and cooperation office in Purworejo Regency Central Java Province. The research methode use are descriptive analysis. The data used is primer and secunder data which are based on APBD calculation resume on 2004-2006, APBD resume on 2007, DASK on 2006, RKA-SKPD on 2007, the main job and function discription of each researched office. The primer data collected by the result of responden questioner chosen (purposive sampling) that can be relevant to the researcher needs. Beside, the focus and intensive discussion were conduct with the key persons to establish the goods needs of the office and so the range of standard spending needs are correct using the standart spending assessment methode can be use as a tools to measure equity of direct budget of the earlier years and the this years. This research found that the average of direct spending for supporting office administration service on three offices of 2006 can not be assess it equity causes by underfinancing. In 2007 there are just one office which has overfinancing so can not be analysis it budget equity but on the average, that three offices direct spending budget are equity.

Kata Kunci : Sistem Anggaran Kinerja,Standar Belanja, performance budgeting, direct spending, spending need range


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.