Balanced Scorecard sebagai alternatif pengukuran kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) :: Studi kasus pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lampung Tengah
MUCHSIN, Eliya, Sri Handaru Yuliati, MBA
2007 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanBalanced Scorecard merupakan suatu ukuran yang komprehensif dalam mewujudkan kinerja, di mana keberhasilan keuangan yang dicapai organisasi bersifat jangka panjang. Metode ini tidak hanya sekedar alat pengukur kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tetapi merupakan bentuk transformasi strategik secara total kepada seluruh tingkatan dalam organisasi. Pengukuran kinerja yang komprehensif tidak hanya merupakan ukuran-ukuran keuangan tetapi penggabungan ukuran-ukuran keuangan dan non keuangan maka Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Perumusan masalah dari penelitian ini adalah perbedaan dalam mengidentifikasi makna indikator input, output, outcome, benefit dan impact yang sangat berpengaruh pada penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Hal ini disebabkan oleh perbedaan persepsi dan pemahaman yang dimiliki pegawai sehingga indikator kinerja satu dengan yang lain dapat tertukar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lampung Tengah dengan konsep Balanced Scorecard. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep Balanced Scorecard dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perspektif finansial Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lampung Tengah secara keseluruhan menunjukkan hasil kinerja yang kurang baik. Perspektif customers & stakeholders menunjukkan sebagian besar responden merasa puas terhadap pelayanan BKD. Perspektif internal business process menunjukkan penggunaan Teknologi Informasi (TI) tahun 2005 mencapai hasil kinerja yang dinilai baik. Perspektif employees & organization capacity menunjukkan semakin besarnya jumlah pegawai lulusan SLTA, D-3, S-1 dan S-2 menunjukkan pencapaian hasil kinerja yang dinilai baik
Balanced scorecard is a comprehensive measurement in realizing performance, where financial success achievement in organisasi has long term in nature. This method is not merely a performance measurement of Local Officer Working Unit (SKPD), but it is also a totally strategic transformational form to entire level in organization. Comprehensive performance measurement is not only a financial measurements but it is a combination of financial and non financial measurements then Working Unit of Local Officer (SKPD) can give better service. The problems formulation in this study is the difference in identification of meaning of input, output, outcome, benefit and impact indicators that have influence in compilation of Government Office Performance Accountability Report (LAKIP). This may be due of perception difference and understanding of the officers then their performance indicators can be exchange to each other. This study has objective to evaluate performance of Local Officer Agency of Central Lampung Regency with Balanced Scorecard concept. The analytical instrument that is used in this study is Balanced Scorecard concept with qualitative and descriptive study. This research indicates that in perpective financial, Local Officer Agency of Central Lampung Regency as a whole shows unfavourable performance. In perpective customers & stakeholders show most respondents satisfy to service of BKD. In internal business process perpective shows that the usage of information technology (IT) in the year 2005 reaching good assessed performance. The employees & organization capacity perpective show that the total of High School, College, Under Graduate and Post Graduate officers show good assessed attainment of performance.
Kata Kunci : Kinerja,Balanced Scorecard, Balanced Scorecard, Performance Measurement, BKD of Central Lampung Regency