Laporkan Masalah

Analisis wilayah cakupan Pusat Perbelanjaan di Kota Malang Tahun 2007

MU'ALIF, Prof. Nopirin, Ph.D

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Analisis wilayah cakupan terhadap pusat perbelanjaan di Kota Malang, dilakukan untuk menghitung peluang kunjungan dan menghitung nilai potensial sehingga diketahui potensi pasarnya, potensi permintaan pasar terhadap ruang pusat perbelanjaan dan untuk mengetahui preferensi dan pola belanja masyarakat. Obyek penelitian ini adalah sepuluh pusat perbelanjaan yang ada di Kota Malang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah sampel bertujuan (purposive sampling) melalui penyebaran kuisioner terhadap 300 responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari empat model. Pertama adalah model probabilitas Huff yang digunakan untuk mengukur probabilitas kunjungan masing-masing pusat perbelanjaan. Kedua adalah model penilaian dengan menggunakan pendekatan pendapatan untuk menganalisis nilai potensial. Ketiga adalah model estimasi permintaan pasar terhadap ruang pusat perbelanjaan yang digunakan untuk mengetahui tingkat kecukupan persediaan pasokan ruang pusat perbelanjaan yang ada sehingga diketahui peluang investasinya. Keempat adalah model analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis preferensi dan pola belanja dari masyarakat di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa probabilitas kunjungan dan nilai potensial tertinggi adalah pusat perbelanjaan Malang Town Square dengan peluang sebesar 23,33% serta memiliki nilai potensi sebesar Rp434.890.119.484,00 pada estimasi optimis, Rp256.274.534.696,00 pada estimasi moderat dan Rp149.493.478.572,00 pada estimasi pesimis. Sementara itu melalui analisis permintaan pasar mengindikasikan bahwa masih terdapat peluang investasi untuk pembangunan pusat perbelanjaan di Kota Malang. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemilihan pusat perbelanjaan didasarkan atas kelengkapan barang dan lokasi yang mudah dicapai.

Catchment area analysis of shopping centers in Malang City is determined visitation probability and identify potential value of shopping centre to measure the market potentials, estimating potential market demand for retail uses, consumer preferrence and shopping habit. The object of this research are ten shopping centres in Malang. Technique used in data collecting is purposive sampling based on interview of 300 respondent to obtain the primary data. The analysis tool used in this research are consist of four models. First is Huff's Probability Model used to measure the probability visit of each shopping centres.. Second is assessment model by using income approach to identify the potential value and its invesment prospect. Third is estimating potential market demand of retail space used to measure sufficiency level of supply retail space so that known the invesment opportunity. Fourth is describtive analysis used to know consumer preferrence and shopping habit. The result from this research shows that the highest probability and potential value is Malang Town Square with visitation probability 23,33% and the potential value is Rp434.890.119.484,00 on optimistic estimation, Rp256.274.534.696,00 on moderate estimation and Rp149.493.478.572,00 on pesimistic estimation. Moreever, trough estimating potential market demad analysis also indicate that investment on shopping centers still most prospective to developing this properties. The result so find out that consumer preference to visiting shopping mall determinate by variety of goods and accessibilities of location .

Kata Kunci : Pusat Perbelanjaan,Potensi Pasar,Wilayah Cakupan, Catchment area, shopping center, Huff’s model, market potential, investment prospect


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.