Laporkan Masalah

Analisis tingkat kapitalisasi tanah pertanian tembakau melalui estimasi nilai sewa dasar tanah di Kabupaten Temanggung

WIDIYATMOKO, F. Iwan, Lincolin Arsyad, Ph.D

2007 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penilaian tanah pertanian untuk tujuan penggunaan pajak serta tujuan lainnya masih menggunakan pendekatan perbandingan. Metode pendapatan merupakan salah satu alternatif penilaian untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dengan menggunakan estimasi nilai sewa dan nilai jual tanah pertanian. Perhitungan tingkat kapitalisasi dengan menggunakan estimasi data sewa tanah pertanian, berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya dapat lebih memudahkan penerapannya. Data kerat lintang yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan cara pengambilan sampel bertujuan pada tanah pertanian tembakau pada tiga wilayah penelitian di Kabupaten Temanggung. Jumlah sampel data sewa yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 57 sampel, sedangkan data transaksi jual beli sebanyak 44. Data yang dikumpulkan berupa data primer dari hasil penelitian lapangan dan data sekunder yang berasal dari Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua bagian, yaitu analisis statistik yang dipakai untuk menghitung rata-rata tingkat kapitalisasi dan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kapitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kapitalisasi tanah pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung sebesar 4,13%, tingkat kapitalisasi terendah 2,05% dan tertinggi 5,18%. Tingkat kapitalisasi wilayah Lamsi sebesar 4,22%, Tionggang sebesar 4,13% dan Paksi sebesar 4,05%. Melalui analisis regresi diperoleh bahwa luas tanah, jarak ke jalan raya serta variabel dummy wilayah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kapitalisasi dengan daya jelas 80,34%.

Farmland’s assessment that purposed for tax and another purposes still use comparison approach. Income approach is the one of alternative assessment to get a accurate result with use estimation rent value and farmland price. Capitalization rate’s calculation that used farmland rent estimation, depend on influence of factors which mention above can more easy to apply. Cross section data used in this research come from purposed sampling on several tobacco’s farmland in district of Temanggung. There are 57 sample of land rent used in this research, while 44 sample of land sale transactions. Data collection are primary data from field research which are and secondary data from Property tax office. Analysis method used in this research are statistic analysis that use to measuring the avareges capitalization rate and multiple linear regression analysis to know the influence of factors which mention above. The result of the research showed that avarage calculation of tobacco’s farmland capitalization rate in districi of Temanggung is 4.13% with lowest capitalization rate is 2.05% and the highest capitalization rate is 5.18%. Capitalization rate in Lamsi are 4.22%, Tionggang are 4.13%, Paksi 4.05%. Regression analysis explain that land wide, distance to highway and dummy variable of area have significant influence to capitalization rate whichis 80.34%.

Kata Kunci : Nilai Tanah,Sewa Tanah Pertanian,Tingkat Kapitalisasi, capitalization rate, land rent, sale value, farmland


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.