Alokasi belanja pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lahat tahun 2005 Provinsi Sumatera Selatan
ERSAN, Akhmad Makhfatih, Ph.D
2007 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Lahat dan bertujuan untuk mengukur dan menghitung belanja/pengeluaran pada Dinas Pendapatan Daerah di Kabupaten Lahat tahun 2005 dengan penerapan model Standar Analisa Belanja. Data yang digunakan berupa data sekunder yang bersumber dari unit kerja Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lahat untuk Tahun Anggaran 2005. Alat analisis yang digunakan mengikuti formula yang dikembangkan Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM meliputi Standar Analisa Belanja Mikro tiap-tiap aktivitas, keseluruhan kebutuhan belanja, proporsi Belanja Administrasi Umum, Belanja Operasi dan Pemeliharaan serta Belanja Modal. Hasil analisis, menunjukkan besarnya kebutuhan belanja berdasarkan aktivitas kerja, diketahui besarnya belanja pada masing-masing sub unit kerja pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupatan Lahat, Bagian Tata Usaha sebesar Rp452.798.083,- Sub Dinas Pajak sebesar Rp616.223.927,- Sub Dinas Retribusi sebesar Rp442.803.303,- Sub Dinas Pendapatan sebesar Rp401.692.291,- Sub Dinas Pengawasan dan Pembinaan sebesar Rp545.884.002,- dan Sub Dinas Perencanaan dan Pengembangan sebesar Rp349.329.585,-. Kebutuhan belanja Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lahat dengan penerapan Model Standar Analisa Belanja Mikro sebesar Rp3.656.540.716,- lebih kecil dari kebutuhan belanja dengan menggunakan pendekatan tradisional sebesar Rp4.257.050.000,- secara keseluruhan terdapat overfinancing sebesar Rp600.509.284,- dengan perincian sebagai berikut (1) Belanja Pegawai sebesar Rp619.804.638,- terdapat underfinancing sebesar Rp15.084.638,- (2) Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp676.190.716 terdapat overfinancing sebesar Rp302.069.285,- (3) Belanja Pemeliharaan sebesar Rp187.508.949 terdapat overfinancing sebesar Rp17.991.051,- (4) Belanja Perjalanan Dinas sebesar Rp507.052.118,- terdapat overfinancing sebesar Rp58.697.883,- (5) Belanja lain-lain sebesar Rp822.724.297 terdapat overfinancing sebesar Rp768.095.704,-Alokasi belanja pada Dinas Pendapatan Daerah termasuk dalam kelompok Belanja Aparatur, dimana kebutuhan belanja sebesar Rp1.188.980.631,- atau 32,52% dialokasikan untuk Belanja Administrasi Umum; sebesar Rp1.621.300.086,- atau sebesar 44,42% dialokasikan untuk Belanja Operasi dan Pemeliharaan; serta sebesar Rp843.260.000,- sebesar 23,06% dialokasikan untuk Belanja Modal dari total belanja pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lahat.
The research was conducted in Lahat regency, and aimed to calculate the expenses by the Office of Regional Income in Lahat Regency in 2005 by applying Budget Analysis Standard Model. It used secondary data from working units of the Office of Regional Income of Lahat regency in the 2005 fiscal year. It adopted analysis instruments developed by the Center for Economic and Policy Studies, Gadjah Mada University, which include: Micro Budget Analysis Standard of each activity, the total budget, the proportion of General Administrative Budget, Operational Budget, and Maintenance and Capital Budget. The analysis results show the budget of each working unit at the Office of Regional Budget as in the followings: Administrative Section: Rp452,798, 083; Tax Section: Rp616,223,927, Toll Section: Rp442,803,303; Income Section: Rp401,692,291; Monitoring and Supervision Section: Rp545,884,002; Planning and Development Section: Rp349,329,585. The budget needed for the Office of Regional Income of Lahat regency following the Micro Budget Analysis Standard is Rp3,656,540,716 which is lower than the amount following traditional approach, i.e., Rp4,257,050,000. So, there is an overfinancing up to the amount of Rp600,509,284 with the following details: (1) Budget for Personnel: Rp619,804,638 with an overfinancing of Rp15,084,638, (2) Budget for Goods and Services: Rp676,190,716 with an overfinancing of Rp302,069,285 (3) Budget for Maintenance: Rp187,508,949 with an overfinancing of Rp17,991,051 (4) Budget for Official Travel: Rp507.052,118 with an overfinancing of Rp58,697,883 (5) Budget for Miscellany: Rp822,724,297 with an overfinancing of Rp768,095,704. Budget Allocation at the Office of Regional Income falls into a category of Budget for Apparatus, in which the budget of Rp1,188,980,631 or 32.52% is allocated for General Administrative Budget; Rp1,621,300,086 or 44.42% is allocated for Operational and Maintenance Budget; Rp843,269,000 or 23.06% is allocated for Capital Budget.
Kata Kunci : Anggaran Belanja,Alokasi,Anggaran Kinerja