Laporkan Masalah

Manajemen bencana Gempa Bumi di Kabupaten Bantul :: Suatu studi manajemen bencana tanggap darurat Gempa Bumi 27 Mei 2006 di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul

RUMENGAN, Tusrianto F.D, Prof.Dr. Agus Dwiyanto

2007 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Manajemen bencana menjadi sangat penting dikarenakan memiliki nilai yang amat strategis sehubungan dengan peristiwa bencana alam yang akhir-akhir ini banyak terjadi. Bagian dari manajemen bencana yang sering menjadi kegiatan yang sangat penting adalah kegiatan tanggap darurat (emergency response) karena menjadi patokan bagaimana pihak-pihak terkait harus tanggap terhadap situasi darurat tersebut, termasuk di dalamnya pemerintah yang dituntut sebagai pihak yang pertama kali harus merespon. Kegiatan tanggap darurat dapat diterjemahkan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan pada saat bencana atau sesaat sesudah bencana terjadi yang bertujuan untuk menyelamatkan kehidupan dan properti, serta tindakan lain yang berkaitan dengan tujuan meminimalkan kerugian. Tesis ini berjudul Manajemen Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Bantul: Suatu Studi Manajemen Bencana Tanggap Darurat Gempa Bumi 27 Mei 2006 di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen tanggap darurat bencana alam gempa bumi oleh Pemerintah Kecamatan Imogiri serta permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan tanggap darurat di Kecamatan Imogiri. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diolah dari hasil pengamatan dan wawancara dengan aparat Kecamatan Imogiri, aparat desa se- Kecamatan Imogiri termasuk pihak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan tanggap darurat di Kecamatan Imogiri serta masyarakat di Kecamatan Imogiri. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Pemerintah Kabupaten Bantul, Pemerintah Kecamatan serta data dari Satkorlak Penanggulangan Bencana Daerah Istimewa Yogyakarta dan Satlak Penanggulangan Bencana Kabupaten Bantul. Unit analisis dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah manajemen bencana tanggap darurat yang terdiri dari kegiatan manajemen bantuan dan kegiatan pendukung lainnya yaitu kegiatan pendataan kerugian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen bencana tanggap darurat di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul belum dapat memenuhi tujuan kegiatan tanggap darurat tersebut. Hal ini dapat dilihat dari indikator pengelolan bantuan pangan, bantuan shelter/tempat hunian sementara serta bantuan pelayanan kesehatan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kegiatan pendataan dan penilaian kerugian serta kesiapan pemerintah dalam menghadapi situasi darurat sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan manajemen bencana tanggap darurat di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Kesiapan pemerintah dalam menghadapi situasi darurat seperti tanggap darurat bencana alam perlu ditingkatkan untuk memperbaiki/meningkatkan keberhasilan pelaksanaan tanggap darurat di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul di masa yang akan datang yaitu dengan membentuk sistem pemerintahan serta birokrasi yang dipersiapkan serta tanggap terhadap situasi atau keadaan darurat yang bisa terjadi setiap waktu dihubungkan dengan situasi dan kondisi wilayah yang sangat rentan dengan bencana alam.

Disaster Management becomes very urgent caused by it has strategic values in connection with natural disaster that much happen recently. One part of disaster management that becomes very important is emergency response because it is a directive how the related institution responses that emergency situation, include government who has main role as the first who response it. Emergency response can be translated as an activity that done at the time of disaster or a moment after disaster happens that aim to rescue life and properties, and other related actions in order to minimizes losses. This thesis was entitled “An Earthquake Disaster Management at Bantul Regency: A Disaster Management Study about Emergency Response of Earthquake on 27 May 2006 at Imogiri District, Bantul Regency”. The aim of the research is to detect and to describe the emergency response by Imogiri District Government to deal with earthquake disaster and its problems. Data used in this analysis were primary and secondary one. The primary data was processed by the observation result and interviewing the apparatus of Imogiri District, apparatus of all villages that related to emergency response activity and society of Imogiri District. The secondary data were got from Bantul Regency Government, Imogiri District and also from Provincial Disaster Response Agency (Satkorlak Penanggulangan Bencana) Yogyakarta Province and Regency Disaster Response Agency (Satlak) Bantul Regency. The analysis unit in this research is Imogiri District Government at Bantul Regency. The variable in the analysis consists of emergency response activity includes relief management and other support activities such as data collecting. The method used in the analysis is qualitative descriptive. The analysis result show that the disaster emergency response was not fulfill the objectives yet. We can see it by the food relief management, shelter relief and well-being aid service indicators. This research also shows that the emergency response of disaster management activities at Imogiri district were influenced by the encoding activities, losses assessment activities and government preparedness. The governments preparedness in face of emergency situation like natural disaster emergency response are necessary to be increased in order to achieve the success of emergency response at Imogiri District at Bantul Regency in the future by forms a new government system and bureaucracy that can manage and response to emergency situation that can happens anytime towards situation and area condition that very susceptible with natural disaster.

Kata Kunci : Manajemen Bencana Gempa,Tanggap Darurat,disaster managements, emergency response, relief


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.